Merasa Dirugikan, Puluhan Driver Online Geruduk Kantor Grab Mataram - Koran Mandalika

Merasa Dirugikan, Puluhan Driver Online Geruduk Kantor Grab Mataram

Senin, 14 April 2025 - 12:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merasa Dirugikan, Puluhan Driver Online Geruduk Kantor Grab Mataram (Achmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Merasa Dirugikan, Puluhan Driver Online Geruduk Kantor Grab Mataram (Achmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Mataram – Puluhan driver online yang tergabung dalam massa aksi menggeruduk Kantor Grab di Selaparang, Mataram.

Mereka melayangkan tuntutan agar menurunkan potongan tarif dan program hemat Grab dihapuskan.

Salah seorang orator aksi, yakni Umar mengatakan program tersebut merupakan aturan baru. Namun, pihaknya mengaku tidak mengetahui kapan aturan tersebut dibuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Katanya sih aturan baru, tapi masalahnya tidak tau juga dia dibikin di sini atau di pusat,” kata Umar, Senin (14/4).

Umar mengungkapka adanya program hemat tersebut driver merasa sangat dirugikan. Pasalnya, jika program ini berlanjut, dikhawatirkan aplikator lain akan menerapkan hal serupa.

Baca Juga :  NTB Bermunajat, Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67

“Kami dirugikan. Driver-driver se-Lombok ini sudah banyak dirugikan. Soalnya jika dia bikin seperti Grab hemat ini, ke depannya pasti aplikator lain akan turun lagi untuk mencari customer. Kalau semua turun, apa yang mau didapat driver ini,” kesal Umar.

Umar menegaskan jika permasalahan ini belum selesai hingga tiga hari ke depan, maka pihaknya akan menggelar aksi ke Pemda NTB dengan massa yang lebih banyak.

“Jadi kalau memang tidak bisa di sini, saya pasti akan lari ke Kantor Gubernur. Nanti saya akan izin ke kepolisian untuk membawa massa yang lebih banyak,” tegasnya.

Baca Juga :  Dari NTB untuk KMHDI, Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta Resmi Maju Sebagai Calon Ketua Umum PP KMHDI

Terkait dengan potongan tarif, koordinator aksi, yakni Rudy menjelaskan potongan tarif yang diberikan aplikator terlalu tinggi.

“Standarnya itu dipotong 20℅ dari tarif keseluruhan yang tertera di aplikasi. Tapi, potongan tarif yang diberikan aplikatior itu kadang lebih tinggi bukan 20℅. Kadang, dia kenanya bisa sampai 50%,” tutur Rudy.

Sementara itu, pihak Grab Mataram enggan menanggapi terkait persoalan tersebut. Mereka yang berada di lokasi menolak untuk diwawancarai awak media ini. (dik)

Berita Terkait

Muzihir Bantah Isu Pemecatan Dirinya dari Kepengurusan PPP NTB
Yek Agil Tekankan Solusi Adil dalam Kasus Penutupan Ritel Modern di Loteng
3 Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Diusulkan Pemberhentian Sementara, Isvie: Sedang Dalam Proses
WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal
Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang
Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja
Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual
NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

Elevated EV Experience at EVOLUXE 2026 PIK Avenue

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

Krakatau Steel dan Universitas Pertahanan Perkuat Sinergi Industri Strategis untuk Kemandirian Pertahanan Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

XAU/USD Lanjutkan Tren Bearish, Target Penurunan Mengarah ke 4.379

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

Double Degree: Cara Raih Gelar Global dari Jakarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:00

Customer Service Lebih Efisien dengan AI Agent dari Barantum

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Ganti 2.800 Meter Rel Untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan KA

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00

AkuSign Perkuat Ekosistem Tanda Tangan Digital untuk Dukung Keamanan Transaksi Elektronik di Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:00

Manjakan Pecinta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Yoko Ishida, Ultraman, Hingga Gundam Workshop dengan Dukungan SMBC Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Elevated EV Experience at EVOLUXE 2026 PIK Avenue

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

Teknologi

Double Degree: Cara Raih Gelar Global dari Jakarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00