Pemilik Lahan Rapatkan Barisan, Ogah Dijanjikan Dibayar Usai MotoGP - Koran Mandalika

Pemilik Lahan Rapatkan Barisan, Ogah Dijanjikan Dibayar Usai MotoGP

Jumat, 6 Oktober 2023 - 10:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang ahli waris pemilik lahan di KEK Mandalika Lalu Muhamad Sukri (Istimewa)

Salah seorang ahli waris pemilik lahan di KEK Mandalika Lalu Muhamad Sukri (Istimewa)

Koran Mandalika – Pemilih lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ogah dijanjikan pelunasan usai event MotoGP Mandalika 2023.

Pasalnya, mereka mengaku sudah krisis kepercayaan lantaran sering dijanjikan tanpa ada penyelesaian.

Hal itu disampaikan salah seorang ahli waris pemilik lahan Lalu Muhamad Sukri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, sekitar 140 pemilik lahan mendatangi kantor Gubernur NTB. Mereka dijanjikan Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi untuk diselesaikan usai MotoGP.

Baca Juga :  Jokowi Batal Hadir Nonton MotoGP, Ada Acara di Bali, Kata Kadispar NTB

Sukri menyadari dari hasil audensi, Pj gubernur sangat serius membantu masyarakat.

Lalu Gita berencana menggabungkan penyelesaian persoalan itu dengan tanah aset Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang juga belum diselesaikan.

Namun, proses penyelesaiannya setelah berlangsung perhelatan MotoGP yang digelar 13-15 Oktober 2023.

“Kami sangat apresiasi niat baik Bapak Pj gubernur. Namun, setelah kami sampaikan dan
sosialisasi ke kawan pemilik lahan yang lain, tidak satu pun menerima apa yang disampaikan gubernur,” kata Sukri, Jumat (6/10).

Baca Juga :  ‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Dia mengaku terlalu sering para pihak menjanjikan ke pemilik lahan untuk diselesaikan atau dibayar tetapi tak kunjung direalisasi sehingga mengakibatkan krisis kepercayaan.

Oleh kerena itu, pihaknya meminta pemerintah segera mengambil langkah agar lahan tersebut dilunasi sebelum MotoGP.

“Kalau tidak mau bayar maka kami akan merapatkan barisan dan melakukan langkah-langkah perjuangan sampai kapan pun,” tegas Sukri (Wan)

Berita Terkait

Tak Ada Penutupan Lapak Pedagang Hewan Kurban, Kasat Pol PP NTB: Sebatas Teguran Saja
Bank NTB Syariah Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah
Yek Agil Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes: Jangan Generalisasi Semua Pesantren
PPPK Tak Perlu Khawatir, BPR NTB Tegaskan Tak Ada Kendala dalam Pengambilan Gaji
Muzihir Bantah Isu Pemecatan Dirinya dari Kepengurusan PPP NTB
Yek Agil Tekankan Solusi Adil dalam Kasus Penutupan Ritel Modern di Loteng
3 Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Diusulkan Pemberhentian Sementara, Isvie: Sedang Dalam Proses
WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:00

BRI Unit Rorotan Tetap Hadir Layani Nasabah Saat Libur Lewat Layanan Weekend Banking

Senin, 25 Mei 2026 - 16:00

Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek

Senin, 25 Mei 2026 - 15:00

Fakultas Vokasi UB Perkuat Kompetensi Keamanan Siber melalui Kolaborasi dengan Positive Technologies dan Kampus Rusia

Senin, 25 Mei 2026 - 15:00

Pest Control & Fumigasi, Cara KAI Jaga Kebersihan Sarana LRT Jabodebek

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00

Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00

Tools AI Screening Saham no.1 Di indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00

Bank Rakyat Indonesia KCP Pasar Pagi Mangga Dua Layani Kebutuhan Nasabah Melalui Weekend Banking

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Awareness HSSE untuk Perkuat Ekosistem Layanan Pendukung Pelabuhan

Berita Terbaru