Pemprov NTB Gelar Pelatihan Vertical Rescue, Agam Rinjani: Sangat Penting - Koran Mandalika

Pemprov NTB Gelar Pelatihan Vertical Rescue, Agam Rinjani: Sangat Penting

Senin, 21 Juli 2025 - 09:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov NTB Gelar Pelatihan Vertical Rescue, Agam Rinjani: Sangat Penting

Pemprov NTB menggelar Pelatihan Rinjani Rescue Vertical Evacuation yang dimulai 16-20 Juli 2025 yang diperuntukkan bagi guide, porter dan komunitas pendaki.(Diskominfotik NTB)

Koran Mandalika, Mataram – Pemprov NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), steakholder lainnya termasuk melibatkan swasta serta menggelar Pelatihan Rinjani Rescue Vertical Evacuation yang dimulai 16-20 Juli 2025 yang diperuntukkan bagi guide, porter dan komunitas pendaki.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengingatkan betapa pentingnya standar pelayanan, pengamanan dan penyelamatan.

Orang nomor satu di NTB ini berharap ke depannnya pasukan Rinjani Rescue Vertical Evacuation (RRVE) ini akan memiliki lisensi sebagai tim penyelamat apabila terjadi hal-hal yang bersifat darurat dikawasan pendakian Gunung Rinjani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia yang pernah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri ini menilai lisensi ini akan memberikan dampak besar pada pandangan dunia internasional, sehingga para pendaki dan maupun wisatawan dari diluar negeri mengetahui bahwa NTB sudah tersertifikasi.

“Kami kemarin masih punya masalah dengan kapasitas, namun hari ini kami sudah tersertifikasi secara internasional. Ini membuktikan keseriusan kita untuk memperbaiki tata kelola di Gunung Rinjani,” ungkap Miq Iqbal sapaan Gubernur NTB ini.

Miq Iqbal tak lupa mengingatkan, kolaborasi dengan seluruh pihak menjadi penting untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan pendaki di Gunung Rinjani. Hal ini juga sejalan dengan rencana pemasangan signage (sistem tanda visual atau rambu-rambu) disepanjang trek pendakian sampai ke puncak.

Baca Juga :  TNGR Dalami Penyebab Kebakaran Hutan Rinjani, Aktivitas Pendakian Aman

Ia meyakini dengan dukungan dari salah satu brand Indonesia Consina, yang akan memasang signage disepanjang trek pendakian sampai ke puncak, yang selama ini tidak ada, akan pasang,” terangnya dihadapan Bupati Lombok Timur, Pj. Sekda NTB, Ketua Tim Penggerak PKK NTB dan sejumlah Kepala OPD lingkup Prov NTB seperti Kadis Kominfotik, H. Yusron Hadi, para Asisten, Kadis Ketahanan Pangan, Kepala BPSDM, Kepala BKD NTB dan Kadis Kelautan Perikanan NTB.

Gubernur NTB juga menilai pentingnya menyiapkan fasilitas dan peralatan evakuasi berstandar internasional yang akan diletakkan dilokasi yang tidak jauh dari zona rawan pendakian.

“Sehingga hal ini memungkinkan setiap tim penyelamat atau siapapun yang telah memiliki lisensi dibidang vertical rescue dapat memanfaatkan fasilitas itu untuk mendukung misi kedaruratan,” tukasnya.

Menurut hemat Gubernur, jika terjadi situasi seperti kejadian sebelumnya akan lebih mudah menurunkannya ke lokasi, ke dead zone-dead zone yang ada disekitar Rinjani.

Baca Juga :  Pendaki Asal Jawa Timur Jatuh di Gunung Rinjani, Beruntung Selamat!

Harapannya ke depan penyelenggaraan pembukaan pendakian sudah jauh lebih baik. Termasuk pengelolaan sampah, asuransi dan sebagainya akan di tata ulang.

Bagi Pemprov NTB kata Gubernur juga telah menyiapkan langkah-langkah pembenahan untuk mengatasi persoalan sampah, asuransi dan sebagainya.

Gubernur NTB juga mempertegas bahwa jika tidak ada satupun program tata kelola kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani ini menggunakan biaya dari pemerintah, melainkan gotong royong dari seluruh pihak swasta serta pemangku kebijakan.

Federasi Vertical Rescue Rinjani, Agam Rinjani berharap agar jumlah peserta pelatihan rescue vertical dapat terus bertambah di masa mendatang.

Alasannya, seiring dengan peran vital para porter dan guide dalam mendampingi para pendaki serta menjadi pihak pertama yang menghadapi insiden di jalur pendakian Gunung Rinjani.

Dikatakan Agam, porter dan guide memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan pendaki.

Karenanya, peningkatan kapasitas melalui pelatihan penyelamatan vertikal sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan mereka dalam menghadapi situasi darurat di medan yang berat dan berisiko. (*)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri
Perluas Ekosistem Transaksi Digital, Bank NTB Syariah Dekatkan Layanan Perbankan kepada Masyarakat Dompu

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 08:02

Bank Mandiri Taspen Ajak Nasabah Pensiunan Hidup Sehat dan Aktif Melalui Program Mantap Bergerak di Ngawi

Minggu, 1 November 2026 - 04:02

DARI PANGGUNG MODEL KE LAYAR LEBAR: TASYA, REMAJA TULI BERPRESTASI YANG MENEMBUS DUNIA PERFILMAN

Minggu, 1 November 2026 - 00:02

Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

LRT Jabodebek Hadirkan Hiburan Musik Gratis di Stasiun, Perkaya Pengalaman Perjalanan Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

Antisipasi Penyebaran Nyamuk, LRT Jabodebek Lakukan Fogging di Sejumlah Area Operasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

ASHTA DISTRICT 8 Perluas Pengalaman Seni bersama Ganara Art Space

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:02

Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

Berita Terbaru