Produksi Padi Lombok Tengah Capai 509 Ribu Ton - Koran Mandalika

Produksi Padi Lombok Tengah Capai 509 Ribu Ton

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah Zainal Arifin menyebut produksi padi mencapai 509 ribu ton terhitung sepanjang tahun 2025. (Ahmad Sakurniawan/Koran Mandalika)

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah Zainal Arifin menyebut produksi padi mencapai 509 ribu ton terhitung sepanjang tahun 2025. (Ahmad Sakurniawan/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah Zainal Arifin mengeklaim produksi padi mencapai 509 ribu ton pada 2025 dari luas lahan 95.802 hektare.

Produksi padi di Lombok Tengah disebut meningkat empat persen dibanding tahun sebelumnya.

“Meningkaat sebanyak empat persen. Dari 2024 ada peningkatan empat persen. Penyebab peningkatannya karena musim kemarin itu, kan, tidak jeda hujan. Banyak yang biasanya menanam dua kali menjadi tiga kali,” kata Zainal, Rabu (14/1).

Zainal mengungkapkan ketertarikan petani menanam padi hingga tiga kali dalam setahun lantaran harga gabah cukup bagus.

“Makanya orang mau menanam padi doang,” ungkap Zainal.

Baca Juga :  Iqbal-Dinda Resmi Dilantik: Kita Wujudkan Bersama NTB Makmur Mendunia

Zainal menegaskan petani saat ini tidak kesulitan lagi mendaptkan pupuk. Hal itu menyusul para kelompok tani sudah masuk rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

“Tidak perlu khawatir. Ini sudah Januari. Silakan ditebus pupuknya sesuai kebutuhan,” ucap Zainal.

Untuk diketahui, jumlah keseluruhan petani yang masuk RDKK sebanyak 108 nomor induk kependudukan (NIK). (wan)

Berita Terkait

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal
DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026
NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi
TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas
Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI
Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK
Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan
Gubernur Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:02

Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

Senin, 14 September 2026 - 23:02

68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

Senin, 14 September 2026 - 17:02

Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?

Senin, 14 September 2026 - 16:02

ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial

Senin, 14 September 2026 - 16:02

Cara Memilih Jenis Tanda Tangan Elektronik untuk Kontrak Bernilai Besar

Berita Terbaru