Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah Zainal Arifin mengeklaim produksi padi mencapai 509 ribu ton pada 2025 dari luas lahan 95.802 hektare.
Produksi padi di Lombok Tengah disebut meningkat empat persen dibanding tahun sebelumnya.
“Meningkaat sebanyak empat persen. Dari 2024 ada peningkatan empat persen. Penyebab peningkatannya karena musim kemarin itu, kan, tidak jeda hujan. Banyak yang biasanya menanam dua kali menjadi tiga kali,” kata Zainal, Rabu (14/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Zainal mengungkapkan ketertarikan petani menanam padi hingga tiga kali dalam setahun lantaran harga gabah cukup bagus.
“Makanya orang mau menanam padi doang,” ungkap Zainal.
Zainal menegaskan petani saat ini tidak kesulitan lagi mendaptkan pupuk. Hal itu menyusul para kelompok tani sudah masuk rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).
“Tidak perlu khawatir. Ini sudah Januari. Silakan ditebus pupuknya sesuai kebutuhan,” ucap Zainal.
Untuk diketahui, jumlah keseluruhan petani yang masuk RDKK sebanyak 108 nomor induk kependudukan (NIK). (wan)












