Selenggarakan RUPO, WSBP Bahas Perkembangan Kinerja bersama Pemegang Obligasi - Koran Mandalika

Selenggarakan RUPO, WSBP Bahas Perkembangan Kinerja bersama Pemegang Obligasi

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada Selasa (02/12) guna membahas strategi pemulihan kinerja WSBP bersama para pemegang obligasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen WSBP terhadap prinsip keterbukaan informasi serta perlindungan kepentingan investor. Melalui RUPO, WSBP menyampaikan perkembangan kinerja pasca restrukturisasi, arah strategi usaha ke depan, serta permohonan waiver atas covenant sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat 6.3 Perjanjian Perwaliamanatan.

“RUPO merupakan forum penting untuk menjaga komunikasi terbuka antara WSBP dan para pemegang obligasi, sekaligus memastikan seluruh pemangku kepentingan memperoleh pemahaman yang komprehensif atas kondisi usaha serta langkah-langkah pemulihan kinerja yang tengah dijalankan WSBP,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Dalam RUPO tersebut, para pemegang obligasi secara mayoritas menyetujui agenda pengesampingan pemenuhan kewajiban rasio keuangan, meliputi Current Ratio minimal 1,0x, Debt to Equity Ratio (DER) maksimal 2,5x, serta Debt Service Coverage (DSC) minimal 100% untuk periode laporan keuangan konsolidasi WSBP yang telah diaudit per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2026.

Dalam pemaparannya kepada para pemegang obligasi, WSBP menjelaskan fokus Perseroan dalam memperkuat pangsa pasar melalui perolehan proyek yang berkualitas, pengembangan produk beton precast dan beton readymix yang inovatif, serta optimalisasi layanan jasa konstruksi di berbagai wilayah operasional. WSBP juga terus mendorong peningkatan efektivitas pemasaran guna memastikan keberlanjutan pertumbuhan bisnis secara selektif dan prudent.

Prioritas WSBP turut dipertegas dalam melakukan pemulihan kinerja operasional dan peningkatan efisiensi pasca restrukturisasi. Upaya tersebut dijalankan melalui rasionalisasi organisasi, digitalisasi proses bisnis, serta asset disposal sebagai bagian dari pembentukan struktur operasional yang lebih ramping, adaptif, dan berdaya saing.

WSBP turut menjelaskan latar belakang pengajuan waiver covenant kepada para pemegang obligasi sebagai langkah korporasi yang diperlukan untuk memberikan ruang optimal bagi pelaksanaan program pemulihan kinerja selama periode 2025–2026. Pengajuan tersebut ditujukan agar Perseroan dapat menjalankan strategi efisiensi operasional, penguatan struktur bisnis, serta seleksi proyek yang prudent hingga kembali mencapai normalisasi kinerja keuangan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Enjoy 30% Off All Dishes at Karaoke Manekineko Malaysia!

“Komitmen yang dibuat bersama Pemegang Obligasi dalam RUPO ini ditujukan untuk memberikan ruang keberlanjutan usaha agar program pemulihan kinerja Perseroan dapat berjalan secara optimal serta mendukung perlindungan kepentingan jangka panjang seluruh stakeholder,” tegas Fandy.

Dari sisi keuangan, WSBP memaparkan posisi aset dan liabilitas pasca restrukturisasi serta langkah-langkah konsolidasi yang dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas keuangan Perseroan, seperti pengelolaan pencadangan piutang, juga pencatatan Obligasi Wajib Konversi sesuai ketentuan.

Sebagai bagian dari komitmen pemulihan berkelanjutan, WSBP terus memperkuat implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini operasional, menerapkan manajemen risiko yang terukur dan disiplin, serta melakukan seleksi proyek secara ketat dengan mengutamakan skema pendanaan yang sehat dan terjamin. Langkah-langkah ini menjadi fondasi utama untuk menjaga stabilitas kinerja Perseroan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang prudent dan berkelanjutan di masa depan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional”
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama
Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025
Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026
Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:51

Indibiz KTI Kolaborasi dengan Makassar Game Developer Hadirkan Global Game Jam Makassar 2026

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:46

KAI Logistik Optimalkan Kawasan Gudang Kalimas untuk Perkuat Rantai Logistik Terpadu

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:07

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:50

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:10

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:07

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:25

Dukung Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Logistik Konsisten Tegaskan Komitmen Lingkungan

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:13

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Berita Terbaru