Stasiun Heritage Daop 1 Jakarta Jadi Favorit Pegiat Sejarah Lokal dan Mancanegara - Koran Mandalika

Stasiun Heritage Daop 1 Jakarta Jadi Favorit Pegiat Sejarah Lokal dan Mancanegara

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat meningkatnya kunjungan para pegiat sejarah, peneliti, komunitas heritage, serta wisatawan — baik lokal maupun mancanegara — ke sejumlah stasiun dan fasilitas perkeretaapian bersejarah. Stasiun-stasiun ikonik seperti Jakarta Kota, Tanjung Priok, Bogor, Jatinegara, Manggarai, hingga Sukabumi menjadi lokasi yang paling banyak dikunjungi karena menyimpan jejak perkembangan perkeretaapian Indonesia sejak masa kolonial.

Bangunan-bangunan tersebut tidak hanya memiliki wajah stasiun yang masih asli dan terawat, tetapi juga menyimpan kekayaan arsitektur khas Hindia Belanda serta peranan penting dalam sejarah transportasi nasional. Seluruh stasiun tersebut telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya (heritage) yang dilindungi kelestariannya oleh pemerintah.

Antusiasme pengunjung tidak hanya datang dari turis domestik, namun juga wisatawan dari berbagai negara yang mengikuti tur sejarah yang digelar berbagai komunitas dan lembaga. Beberapa di antaranya yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Jakarta Good Guide (JGG);
  2. Wisata Kreatif Jakarta;
  3. Jalan Pagi Sejarah;
  4. Yayasan Sahabat Museum;
  5. Walk Indies;
  6. Para akademisi sejarah dari berbagai perguruan tinggi;
  7. Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans).
Baca Juga :  MAXY Academy Buka Sesi Konsultasi Gratis untuk Bantu Anak Muda Temukan Jalur Karier Digital

Selain stasiun, bangunan operasional seperti Gardu Listrik Aliran Atas (LAA) Depok juga menjadi magnet bagi pecinta sejarah. Gardu berusia puluhan tahun ini memiliki nilai historis yang tinggi karena menjadi bagian penting dalam sistem kelistrikan kereta api dan masih mempertahankan bentuk arsitektur lamanya sehingga kerap dijadikan objek kajian, fotografi, hingga tur edukasi.

Manager Hukum Daop 1 Jakarta sekaligus Pejabat yang Melaksanakan Tugas (PYMT) Manager Humas Daop 1 Jakarta, Detty Nurfatma Kusumah, menjelaskan bahwa KAI Daop 1 Jakarta menyambut positif aktivitas komunitas sejarah selama tetap mengedepankan keselamatan dan tidak mengganggu operasional stasiun.

“Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi, tidak hanya dari pegiat sejarah lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara yang tertarik mempelajari sejarah perkeretaapian Indonesia melalui stasiun-stasiun heritage. Ketertarikan ini menunjukkan bahwa bangunan-bangunan tersebut bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan warisan budaya yang bernilai edukatif,” ujar Detty.

Baca Juga :  Tekanan Suku Bunga dan Arus Institusi Jadi Penentu Arah Pasar Kripto 2026

Ia menambahkan bahwa KAI Daop 1 Jakarta terus memastikan bangunan-bangunan bersejarah itu tetap terjaga keasliannya.

“Kami berkomitmen menjaga kelestarian bangunan heritage melalui pemeliharaan berkelanjutan. Kami juga mengimbau para pengunjung untuk menjaga ketertiban, mematuhi aturan, serta menghormati area terbatas demi keamanan bersama,” jelasnya.

KAI Daop 1 Jakarta berharap kehadiran stasiun-stasiun heritage dan bangunan bersejarah lainnya dapat menjadi ruang edukasi publik, memperkaya wawasan sejarah perkeretaapian, sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap perjalanan panjang transportasi kereta api di Indonesia.

“Bagi para pelanggan KA, yang ingin mengunjungi stasiun-stasiun bersejarah di wilayah Jakarta, Bogor dan Sukabumi, jangan pernah ragu lagi, segera pesan tiket perjalanan Anda mulai sekarang,” pungkas Detty

Untuk informasi lebih lanjut, terkait pembelian dan ketersediaan tiket kereta api pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp KAI 0811-222-33-121, atau memantau media sosial resmi KAI.

About KAI Daop 1 Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Lagi Banyak Kebutuhan? Ini Cara Menentukan Prioritas Keuangan agar Tetap Terkendali
Macam-Macam Kebutuhan Mendesak di Akhir Bulan dan Cara Mengatasinya dengan Bijak
Mengenal ROV: Kendaraan Bawah Air untuk Inspeksi dan Survei Industri
PTPN IV PalmCo Matangkan Pilot Project Kedelai Dukung Percepatan Swasembada Pangan Nasional
NELL VH HADIRKAN JASA SEO UNTUK UMKM INDONESIA
SUCOFINDO DORONG PRAKTIK PERTAMBANGAN BERKELANJUTAN DI SEKTOR BATU BARA
Monthly Close Strategy: Cara Mengamankan Profit dan Mengaudit Kinerja Trading Akhir Bulan
Jasa Marga Perluas Akses Pasar UMKM Binaan, Wujudkan Produk Lokal Go Internasional melalui BTN Indonesia Fashion Week 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:02

Lagi Banyak Kebutuhan? Ini Cara Menentukan Prioritas Keuangan agar Tetap Terkendali

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:02

Macam-Macam Kebutuhan Mendesak di Akhir Bulan dan Cara Mengatasinya dengan Bijak

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:02

Mengenal ROV: Kendaraan Bawah Air untuk Inspeksi dan Survei Industri

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:02

PTPN IV PalmCo Matangkan Pilot Project Kedelai Dukung Percepatan Swasembada Pangan Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:02

NELL VH HADIRKAN JASA SEO UNTUK UMKM INDONESIA

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:02

Monthly Close Strategy: Cara Mengamankan Profit dan Mengaudit Kinerja Trading Akhir Bulan

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:02

Jasa Marga Perluas Akses Pasar UMKM Binaan, Wujudkan Produk Lokal Go Internasional melalui BTN Indonesia Fashion Week 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:02

Kemendagri Akselerasi Penyusunan Permendagri ITKPDN, Targetkan Pengundangan Sebelum 1 Oktober 2026

Berita Terbaru

Teknologi

NELL VH HADIRKAN JASA SEO UNTUK UMKM INDONESIA

Jumat, 31 Jul 2026 - 13:02