TNGR: Penggunaan Helikopter untuk Evakuasi Korban WNA di Rinjani Perlu Dipertimbangkan - Koran Mandalika

TNGR: Penggunaan Helikopter untuk Evakuasi Korban WNA di Rinjani Perlu Dipertimbangkan

Selasa, 24 Juni 2025 - 11:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik awal lokasi jatuhnya pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani (tangkapan layar)

Titik awal lokasi jatuhnya pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani (tangkapan layar)

Koran Mandalika, Mataram – Proses evakuasi korban yang jatuh di Gunung Rinjani masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Berbagai faktor menjadi kendala dalam proses evakuasi, terutama faktor cuaca dan medan terjal.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Yarman mengatakan saait ini tim sedang berupaya menjangkau lokasi korban.

“Ini lagi proses mas menuju ke lokasi jatuhnya korban ini, pagi ini sudah jalan. Sudah diketahui posisi korban sekitar 500 (meter) lah jarak dari lokasinya. Jadi sekarang tim lagi berusaha untuk menuju ke lokasi itu,” kata Yarman saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (24/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan yang menjadi kendala saat ini hanya faktor alam dan medan. Segala peralatan yang diperlukan sudah lengkap dan tidak ada masalah soal hal tersebut.

Baca Juga :  Menhut Raja Juli Sarankan Jalur Pendakian Berbahaya Ditutup, Termasuk Torean?

“Kalau perlengkapan kita sudah lengkap disana sebenarnya. Tinggal gimana kita mengatur mendrop. Artinya tim basarnas sudah lengkap semua,” lanjut dia.

Yarman mengungkapkan penggunaan helicopter dalam proses evakuasi masih perlu dipertimbangkan.

“Itu terkait dengan keselamatan petugas juga, keselamatan daripada korban juga, karena itu kan berpasir dibawah itu. Jangan sampai pasir itu akan menyebar terbang gara-gara tekanan dari atas kan. Pertimbangan-pertimbangan seperti begitu yang perlu di ini (perhatikan) to,” ungkapnya.

Yarman menuturkan basarnas Jakarta akan mengirimkan helicopter untuk membantu proses evakuasi.

“Informasi yang kami dapat bahwa heli dari basarnas sendiri dari Jakarta mungkin itu sebentar akan tiba di Lombok dan langsung menuju ke lokasi mengecek kondisi lapangan apakah bisa apa tidak menggunakan itu (helicopter),” tuturnya.

Baca Juga :  Kibarkan Bendera Perang! LombokCare Basmi Kasus Kaki Pengkor

Terkait dengan kondisi korban yang ditemukan tidak bergerak, Yarman belum bisa memastikan sebelum tim berhasil menjagkau korban untuk memastikan kondisi korban.

“Kalau tidak bergerak itu kan kita belum bisa pastikan. Artinya itu kita harus datang, tim datang ke lokasi baru lihat apakah kondisi tidur ataupun meninggal, kita belum tau itu kan. Kita bukan menyatakan itu, nantikan dari hasil dokter daripada dokter rumah sakit kan ,” ucap Yarman.

Yarman berharap proses evakuasi saat ini berjalan dengan lancar dan tanpa kendala.

“Mudah-mudahan cuacanya aman semua, lancar semua jadi segera bisa kita evakuasi,” harapnya. (dik)

Berita Terkait

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK
DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026
Betabeq Jadi Pembuka, ITDC Minta Doa Restu Sambut MotoGP Mandalika
Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target
Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:02

Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

Minggu, 20 September 2026 - 18:02

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

BRI Finance Tawarkan Bunga Pembiayaan Mobil Baru Mulai 3,33% Flat per Tahun

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Berita Terbaru

Teknologi

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:02