Pasar Kripto Berdarah: BTC Anjlok Dipicu Faktor Makro & Serangan Siber - Koran Mandalika

Pasar Kripto Berdarah: BTC Anjlok Dipicu Faktor Makro & Serangan Siber

Kamis, 27 Februari 2025 - 14:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 27 Februari 2025 – Pasar kripto mengalami penurunan tajam dengan mayoritas aset digital berada di zona merah dalam beberapa hari terakhir. Bitcoin (BTC) sempat turun ke level $84.436, sementara Ethereum (ETH) anjlok ke $2.330.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menyebut bahwa koreksi ini dipicu oleh kombinasi faktor makroekonomi, arus keluar besar dari ETF, serta dampak peretasan yang menimpa platform Bybit.

Salah satu faktor utama yang menekan pasar adalah ketidakpastian makroekonomi, khususnya kebijakan moneter The Fed. Inflasi di Amerika Serikat tercatat lebih tinggi dari ekspektasi, mencapai 3% secara tahunan (YoY), memicu kekhawatiran bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, kebijakan tarif baru yang diumumkan mantan Presiden Donald Trump terhadap Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa semakin memperparah sentimen negatif di pasar keuangan global, termasuk aset kripto,” kata Fyqieh.

Tekanan Jual dan Arus Keluar

Tekanan jual juga diperburuk oleh arus keluar besar dari ETF Bitcoin dan Ethereum. Pada 25 Februari, ETF Bitcoin mencatat rekor arus keluar harian terbesar sebesar $1,138 miliar, diikuti tambahan $336,5 juta pada 26 Februari. ETF Ethereum juga mengalami arus keluar sebesar $24,5 juta. Hal ini menunjukkan bahwa investor institusional mulai mengurangi eksposur mereka terhadap aset kripto.

Baca Juga :  Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Industri Kripto Asia Tenggara

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

“Pasar derivatif kripto turut mengalami tekanan besar dengan total likuidasi mencapai $764,32 juta dalam 24 jam terakhir. Bitcoin Futures menjadi sektor yang paling terdampak dengan likuidasi sebesar $459 juta, memicu aksi jual lebih lanjut di pasar spot,” jelas Fyqieh.

Selain faktor makroekonomi dan tekanan institusional, pasar kripto juga terguncang oleh peretasan besar yang menimpa Bybit. Serangan siber senilai $1,5 miliar ini menimbulkan kepanikan di kalangan investor, yang bereaksi dengan menarik dana dalam jumlah besar dari bursa. 

Investigasi forensik mengungkap bahwa kredensial pengembang infrastruktur Safe(Wallet) telah dikompromikan, memungkinkan peretas mengambil alih aset digital pengguna. Beberapa entitas besar seperti Galaxy Digital bahkan menarik 25.000 ETH senilai $67 juta dan 700 BTC senilai $68,8 juta akibat kejadian ini.

Perkiraan Pergerakan BTC dan ETH

Fyqieh memperkirakan bahwa tekanan jual yang masih tinggi dapat membawa harga Bitcoin turun ke level support berikutnya di $80.000. Jika aksi jual terus berlanjut, BTC berpotensi melemah lebih dalam ke kisaran $75.000 – $78.000 sebelum mengalami pemulihan.

Sementara itu, Ethereum (ETH) juga berisiko mengalami penurunan lebih lanjut. Jika aksi jual tidak mereda, harga ETH berpotensi turun ke level $2.000 dalam beberapa hari ke depan, dengan support berikutnya berada di kisaran $1.850 – $1.950.

Baca Juga :  VRITIMES dan StatusTernate.com Bermitra untuk Memperkuat Pemberitaan Lokal dan Global

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur. Sumber: Tokocrypto.

Dalam kondisi pasar yang masih bergejolak, Fyqieh menyarankan investor untuk menerapkan strategi yang lebih disiplin. Bagi trader jangka pendek, disarankan untuk menghindari penggunaan leverage tinggi karena volatilitas yang masih tinggi dapat memicu likuidasi lebih lanjut. 

“Memantau level support utama Bitcoin di $80.000 dan Ethereum di $2.000 dapat membantu dalam mencari peluang beli jika muncul tanda-tanda pembalikan tren. Selain itu, penggunaan stop-loss yang ketat sangat dianjurkan guna membatasi risiko,” ungkapnya.

Sementara itu, investor jangka panjang dapat mempertimbangkan strategi akumulasi bertahap (DCA) di area support kuat seperti BTC di $80.000 dan ETH di $2.000. Memantau arus masuk kembali ke ETF Bitcoin dan Ethereum juga bisa menjadi indikator potensi pemulihan pasar.

Selain itu, investor perlu terus mencermati kebijakan The Fed serta kebijakan perdagangan yang diumumkan oleh Trump, karena kedua faktor ini masih menjadi pemicu utama volatilitas di pasar. Langkah mitigasi dari Bybit terhadap peretasan juga patut diperhatikan guna mengantisipasi dampak lanjutan pada pasar kripto. Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas serta mengatur strategi investasi dengan lebih berhati-hati.

Berita Terkait

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh
“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”
FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit
Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027
Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI
Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:02

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Minggu, 8 November 2026 - 00:02

“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”

Sabtu, 7 November 2026 - 23:02

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Sabtu, 7 November 2026 - 20:02

Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027

Sabtu, 7 November 2026 - 14:02

Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 12:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

Sabtu, 7 November 2026 - 12:02

Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

Sabtu, 7 November 2026 - 10:02

DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

Berita Terbaru

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Teknologi

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:02

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Teknologi

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Sabtu, 7 Nov 2026 - 23:02