Pendaki Asal Jawa Timur Jatuh di Gunung Rinjani, Beruntung Selamat! - Koran Mandalika

Pendaki Asal Jawa Timur Jatuh di Gunung Rinjani, Beruntung Selamat!

Senin, 14 April 2025 - 12:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaki Asal Jawa Timur Jatuh di Gunung Rinjani, Beruntung Selamat! (tangkapan layar)

Pendaki Asal Jawa Timur Jatuh di Gunung Rinjani, Beruntung Selamat! (tangkapan layar)

Koran Mandalika, Lombok Timur – Seorang pendaki asal Bojonegoro, Jawa Timur, berinisial RBA, dilaporkan tergelincir saat menuruni jalur Letter E Gunung Rinjani, Minggu, 13 April 2025.

Insiden tersebut terjadi saat korban mencoba mengambil tongkat pendakian (trekking pole) yang terjatuh di medan yang cukup curam.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Yarman, membenarkan peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, tergelincir. Alhamdulillah aman,” ujar Yarman saat dikonfirmasi Senin (14/4).

Baca Juga :  Gubernur NTB Tolak Aksi Dibarengi Kekerasan dan Anarkis

Yarman penjelasan, korban kehilangan keseimbangan saat mencoba mengambil tongkatnya yang jatuh, hingga akhirnya tergelincir di jalur curam Letter E.

Setelah menerima laporan, tim evakuasi langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Namun, saat tiba di titik yang dilaporkan, korban tidak ditemukan. Tim pun memutuskan untuk kembali.

Dalam perjalanan turun, tim akhirnya bertemu dengan korban di kawasan Pelawangan 3. Berdasarkan informasi yang dihimpun, RBA berhasil naik sendiri dengan menyisir sisi tebing.

“Sampai malam tadi, korban berada di shelter darurat Pelawangan 1 Sembalun. Rencananya hari ini, Senin 14 April, korban akan turun ke Sembalun,” jelas Yarman.

Baca Juga :  Pendaki Wanita Asal Brasil Kolaps di Gunung Rinjani, Korban Syok Berat

Atas insiden ini, BTNGR kembali mengimbau seluruh pendaki agar selalu berhati-hati dalam melakukan aktivitas pendakian.

Para pendaki diminta untuk memperhatikan setiap pijakan, menjaga keselamatan, serta mematuhi semua prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.

“Keselamatan dan kenyamanan selama mendaki menjadi tanggung jawab bersama. Jadi tetaplah menjadi pendaki yang bijak,” tegas Yarman. (red)

Berita Terkait

‎Lima Komisioner KI NTB Resmi Dilantik
‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok
‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH
‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair
‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok
‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI
‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai
‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru