Pendaki Brasil yang Jatuh di Rinjani Belum Dievakuasi, Korban Terpantau Tak Bergerak - Koran Mandalika

Pendaki Brasil yang Jatuh di Rinjani Belum Dievakuasi, Korban Terpantau Tak Bergerak

Senin, 23 Juni 2025 - 14:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SAR Mataram (kanan) Kepala BTNGR (kiri) (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Kepala SAR Mataram (kanan) Kepala BTNGR (kiri) (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Mataram – Kepala Badan SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan pendaki asal Brasil yang jatuh di Gunung Rinjani ditemukan di kedalaman 400-500 meter.

“Kami masih melakukan evakuasi. Hingga saat ini kami masih melakukan proses pencarian dan dilanjutkan dengan evakuasi. Karena berdasarkan pengamatan secara visualisasi, kami menemukan korban di kedalaman kurang lebih 400 hingga 500 meter,” kata Hariyadi, Senin (23/6).

Dia melanjutkan, pihaknya bekerja keras dalam melakukan evakuasi dikarenakan medan yang sangat terjal.

“Dan kami juga sangat ekstra untuk melakukan proses evakuasi ini dikarenakan medan yang sangat sulit dan terjal karena di situ sifatnya masih ada lepasan batu-batu yang beresiko bagi tim kami,” lanjut dia.

Hariyadi menuturkan saat ini korban masih berada di lokasi ditemukan dan pihaknya tengah mengatur strategi untuk membawa korban naik ke atas.

Baca Juga :  Jalur Naga Rinjani Longsor

“Belum naik ya. Sekarang bagaimana kita melakukan proses evakuasi,” tuturnya.

Dia menjelaskan korban ditemukan pada Senin pagi dalam kondisi tidak bergerak.

“Jam 07.05 tadi pagi dengan kondisi tidak bergerak,” jelas Hariyadi.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Yarman mengatakan masih belum berani memastikan kondisi korban.

“Ini kita belum tau pasti ya. Nanti pada saat evakuasi kita liat dari dokter (pemeriksaan) ya,” kata Yarman. (dik)

Berita Terkait

‎Lima Komisioner KI NTB Resmi Dilantik
‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok
‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH
‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair
‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok
‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI
‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai
‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru