Kadiskop NTB Berikan Gambaran Operasional Kopdes Merah Putih Sesuai Arahan Menteri - Koran Mandalika

Kadiskop NTB Berikan Gambaran Operasional Kopdes Merah Putih Sesuai Arahan Menteri

Kamis, 11 September 2025 - 09:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) NTB, Ahmad Masyhuri memberikan gambaran terkait operasionalisasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sesuai arahan dari pemerintah pusat.

Masyhuri mengatakan menurut arahan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan Kopdes Merah Putih tidak memerlukan izin dalam mejalankan usaha.

“Pak menko pangan mengatakan kopdes itu nanti ndak perlu perizinan yang njelimet sebagai agen. Kalau ada mitra ini yang anu (mempersulit) laporkan ke kami di satgas pusat biar ditangani, biar dipermudah prosesnya,” kata Masyhuri, Kamis (11/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia melanjutkan, Menko Bidang Pangan menyebutkan bahwa seluruh bantuan dari pemerintah untuk Kopdes Merah Putih akan disalurkan dari PT Pos.

“Seperti apa wujudnya ? Nanti kita tunggu. Tapi sudah ada bunyi dari pak menko pangan nanti pos jadi penyaluran bantuan pemerintah,” lanjut Masyhuri.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Hadirkan Senyum Anak Yatim Lewat Rahman Rahim Day 1448 H

Dari sisi pendampingan, masing-masing Kopdes Merah Putih akan di dampingi oleh dua sampai tiga orang PPPK yang diusulkan oleh bupati dan walikota.

“Kalau PPPK kan gajinya dari pemerintah. Karena timbul nanti pertanyaan dari masyarakat atau wartawan dari mana nanti gaji karyawan ? Ndak ada mengangkat karyawan di koperasi. Koperasi kan lembaga swasta, bukan pemerintah punya. Tapi manti ada bantuan PPPK yang mendorong, membantu kopdes untuk bisa bekerja lebih baik,” jelas Masyhuri.

Selanjutnya, Kopes Merah Putih diwajibkan memilik gudang sebagai sarana penunjang kerjasama dengan Bulog.

“Kemudian, nanti di kopdes itu pak presiden, ini pak menko pangan menyatakan, sangat mengharapakan supaya nanti di masing-masing kopdes dan kelurahan itu ada gudang, supaya mempermudah. Nah ini nanti kerjasamanya nanti yang dekat itu dengan Bulog,” ujar Masyhuri

Baca Juga :  Angka Stunting di KSB Turun Signifikan, Wagub NTB Beri Apresiasi

Masyhuri menjelaskan, Kopdes Merah Putih diperbolehkan menjalankan usaha di bidang kesehatan, seperti klinik dan apotek, namun lebih kepada pelembagaan. Artinya, bisa memanfaatkan lembaga kesehatan yang ada di desa tanpa perlu membuat gedung baru.

“Jadi artinya, kalau sudah ada Pustu-nya, kalau sudah ada Polindes-nya itu bisa dimanfaatkan, diupgrade menjadi bagian dari usaha Kopdes Merah Putih,” jelasnya.

Sedangkan untuk apotek nantinya akan didampingi oleh tenaga D3 apoteker untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam pemberian obat ke masyarakat.

“Di kopdes ini dipermudah, cukup dia dibantu oleh tenaga D3 apoteker. Tidak perlu apoteker yang berprofesi apoteker itu nggak, dia hanya sebagai plasma. Nanti dia diberikan batas kewenangan-kewenangan untuk menyiapkan obat bagi masyarakat desa,” tutup Masyhuri. (dik)

Berita Terkait

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK
DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026
Betabeq Jadi Pembuka, ITDC Minta Doa Restu Sambut MotoGP Mandalika
Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target
Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:02

Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

Minggu, 20 September 2026 - 18:02

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%

Minggu, 20 September 2026 - 15:02

BRI Finance Tawarkan Bunga Pembiayaan Mobil Baru Mulai 3,33% Flat per Tahun

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Berita Terbaru

Teknologi

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:02