Potret Kemiskinan di NTB, Ada Warga Tinggal di Rumah Reyot dan Bertahan Hidup dengan Makan Singkong - Koran Mandalika

Potret Kemiskinan di NTB, Ada Warga Tinggal di Rumah Reyot dan Bertahan Hidup dengan Makan Singkong

Sabtu, 22 November 2025 - 17:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah- Hidup Linamin sangat memprihatinkan. Dia tinggal di rumah berukuran 3×4 meter yang sudah reyot.

Warga Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, itu tinggal sebatang kara.

Rumah yang seharusnya memberikan kenyamanan, nyatanya hanya beralaskan tanah berdebu serta atap yang bocor sewaktu hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumahnya hanya mempunyai satu kamar tidur yang sekaligus menjadi ruang tamu.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran Tak Masalah Bagi NTB, Gubernur Siapkan Alternatif

Meski hidup dengan kondisi memprihatinkan, Linamin mengaku tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah kabupaten, provinsi, apalagi pusat. Bahkan, aparat desa setempat belum pernah berkunjung untuk melihat kondisinya.

Kakek berusia sekitar 60 tahun itu kini bertahan hidup hanya dengan mengandalkan singkong yang ditanam di pekarangan rumahnya. Sesekali, tetangganya memberikannya makanan.

Baca Juga :  Kasus TB Tembus Angka 54 Persen per November 2025, Tantangan Bagi Pemerintah NTB

Sebelumnya, Linamin tinggal bersama istrinya. Namun, 15 tahun silam, dia ditinggal istrinya yang telah meninggal dunia.

“Saya pernah dikaruniai anak tetapi meninggal sewaktu masih kecil,” ratap Linamin.

Linamin memiliki satu saudara yang tinggal jauh dari rumahnya. Dia pun jarang bertemu dengan keluarganya itu.

Belakangan ini, Linamin mengalami gangguan pada penglihatannya. Matanya kerap berair dan perih. (dik)

Berita Terkait

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos
Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan
Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir
Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik
Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman
Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram
Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini
Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

Jumat, 17 April 2026 - 15:00

BRI Finance Tegaskan Peran Strategis Pembiayaan dalam Mendukung Kemandirian Perempuan

Jumat, 17 April 2026 - 15:00

Ini 3 Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal

Jumat, 17 April 2026 - 14:00

Perkuat GCG dan Kualitas Aset, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Sleman

Jumat, 17 April 2026 - 13:00

Perkuat Kapasitas dan Kelancaran Lalu Lintas, Pelebaran Ruas Surabaya–Gempol Tingkatkan Kenyamanan Perjalanan di Koridor Trans Jawa

Berita Terbaru

Teknologi

Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:00

Teknologi

Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:00