‎Iqbal Beri Peringatan ke Kades Saat Tinjau Lokasi Banjir - Koran Mandalika

‎Iqbal Beri Peringatan ke Kades Saat Tinjau Lokasi Banjir

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Barat – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung kondisi di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, pasca dilanda banjir pada Selasa, 13 Januari 2026, malam.

‎Didampingi Bupati Lombok Barat, Iqbal memetakan penanganan banjir dalam tiga tahap, yakni jangka pendek, menengah, dan panjang.

‎“Tadi sama Pak Bupati. Langsung sama Bupati Lombok Barat kita turun langsung. Intinya kita memetakan ada kebutuhan jangka pendek, kebutuhan jangka menengah, kebutuhan jangka panjang,” ujar Gubernur di lokasi, Rabu (14/1).

‎Untuk penanganan jangka pendek, Iqbal memastikan kebutuhan dasar warga terdampak telah terpenuhi melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, dan Baznas. Fokus berikutnya adalah pembersihan drainase dan normalisasi aliran air, mengingat intensitas hujan masih tinggi.

‎“Selimut, kebutuhan dasar, sembako dan sebagainya sudah didrop. Ini sudah kita identifikasi tadi kebutuhannya. Dan kebutuhan jangka pendeknya juga adalah membersihkan drainase. Jadi kita sudah sepakat tadi sama pemerintah Lombok Barat, semua peralatan kita datangkan, termasuk ekskavator kecil dari Provinsi kita datangkan,” jelasnya.

‎Ia menginstruksikan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera mengerahkan alat berat guna mengeruk sedimentasi sungai yang menjadi penyebab utama luapan air.

‎“Tadi BWS sudah kita panggil, BWS nanti akan turunkan ekskavator, mengambil sedimentasi ini masukkan ke karung, dijadikan tanggul dulu sementara. Karena problemnya ada di situ, utamanya di sungai sama di drainase,” tambahnya.

‎Untuk jangka menengah, Iqbal menekankan pentingnya pemulihan lingkungan di kawasan hulu, khususnya perbukitan yang mengalami degradasi fungsi resapan air.

‎“Nah jangka menengah nanti mau nggak mau kita harus memperbaiki kondisi bukit-bukit yang sudah gundul-gundul ini. Nggak bisa nggak, kita harus. Mau kita kerjain kayak apapun akan balik lagi situasinya seperti ini karena sedimentasi ini terjadi karena sudah nggak ada lagi penahan, nggak ada lagi catchment area di bukit-bukit kita,” tegasnya.

‎Iqbal juga memberikan peringatan kepada perangkat desa agar lebih selektif dalam mengeluarkan rekomendasi administrasi pertanahan yang berpotensi merusak lingkungan.

‎“Saya udah bilang sama Pak Kades, jangan lagi keluarkan rekom-rekom. Harus cek betul rekom itu dampaknya terhadap lingkungan. Jangan sembarangan lagi ngeluarkan rekom-rekom. Ini kan dulu banyak rekom yang dikeluarkan, akhirnya kemudian menjadi dasar untuk membuatkan sertifikat-sertifikat,” pesannya.

‎Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha, Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin, Ketua TP PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal serta sejumlah Kepala perangkat daerah terkait. (*)

Baca Juga :  Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Sepi Pembeli, Pemda Carikan Solusi

Berita Terkait

Terkendala Status Tanah, Sekolah Rakyat Permanen NTB Belum Merata
Bank NTB Syariah Bidik KUR Perumahan, 11.061 Rumah Jadi Potensi Baru
Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia
Video Pengakuan Eks Santriwati Viral, Dinsos P3A NTB Buka Suara
Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026
PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan
Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional
Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:02

Asuransi Perjalanan Chubb Travel Insurance Kini Hadir di neobank dari Bank Neo Commerce

Rabu, 23 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen dan Basarnas Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

Rabu, 23 September 2026 - 21:02

Dukung Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah 3T, VRITIMES Dorong Strategi Komunikasi Digital Bersama BSKDN Kemendagri

Rabu, 23 September 2026 - 19:02

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Salurkan 100 Paket Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Berita Terbaru