KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Barat atas Atensi Penuh Keselamatan Perjalanan Kereta Api - Koran Mandalika

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Barat atas Atensi Penuh Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Daop 2 Bd

Selasa, 14 Juli 2026

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Barat atas Atensi Penuh Keselamatan Perjalanan Kereta Api

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bandung (Jawa Barat), 14 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Gubernur Jawa Barat beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas perhatian, dukungan, dan atensi penuh terhadap kasus pengeroyokan yang dialami Petugas Penjaga Perlintasan Sebidang (JPL) 227 Leuwigoong KM 210+8 petak jalan Karangsari–Cibatu, Kabupaten Garut, pada Minggu (12/7).

Insiden tersebut terjadi ketika petugas tengah menjalankan tugasnya untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan mengingatkan pengguna jalan agar mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang. Namun, upaya petugas dalam mengutamakan keselamatan justru berujung pada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah oknum.

KAI Daop 2 Bandung mengapresiasi respons cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung terciptanya keselamatan transportasi, khususnya keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap para petugas yang berada di garda terdepan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Jawa Barat beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan perhatian dan atensi penuh terhadap peristiwa pengeroyokan yang dialami petugas JPL 227 Leuwigoong. Dukungan tersebut menjadi semangat bagi seluruh insan KAI yang setiap hari bertugas menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan di perlintasan sebidang,” ujar Kuswardojo.

Baca Juga :  Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah cepat aparat kepolisian, khususnya Polsek Leuwigoong dan Polres Garut, dalam mengungkap kasus tersebut, menangkap para pelaku, serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mendukung sepenuhnya kinerja Polsek Leuwigoong dan Polres Garut dalam melakukan penangkapan serta proses hukum terhadap para pelaku. Kami berharap penegakan hukum dapat berjalan dengan baik sehingga memberikan rasa keadilan bagi petugas serta menjadi efek jera agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang selama ini senantiasa menjalin sinergi dan kolaborasi dengan KAI dalam berbagai upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, termasuk melalui peningkatan disiplin masyarakat di perlintasan sebidang, edukasi keselamatan, serta dukungan terhadap berbagai program peningkatan keselamatan kereta api di wilayah Jawa Barat.

Perlintasan sebidang merupakan salah satu titik yang memerlukan kepatuhan tinggi dari seluruh pengguna jalan. Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api serta mematuhi seluruh rambu, sinyal, dan arahan petugas di perlintasan.

Baca Juga :  K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

KAI Daop 2 Bandung berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat agar semakin menghargai tugas petugas penjaga perlintasan yang bekerja demi keselamatan bersama serta meningkatkan kepatuhan terhadap aturan saat melintasi perlintasan sebidang.

“Kami berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama. Hormati petugas yang sedang menjalankan tugas, patuhi seluruh aturan di perlintasan sebidang, dan selalu dahulukan perjalanan kereta api. Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI ataupun petugas, melainkan merupakan tanggung jawab kita bersama. Masyarakat dan pemerintah setempat turut ikut andil dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” tutup Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah setempat, aparat penegak hukum, masyarakat, dan seluruh stakeholder terkait, guna mewujudkan budaya keselamatan yang semakin baik di seluruh perlintasan sebidang demi terciptanya perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan tepat waktu.

Statement Manager Humasda terkait Apresiasi ke Gubernur Jabar atas Atensi Kejadian di JPL 227 Leuwigoong

https://drive.google.com/drive/folders/1x7V2XE4ATej18l2l1UFqADV9L3grLA_A

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru