Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Saat Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are - Koran Mandalika

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Saat Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are

Kamis, 3 September 2026 - 17:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Saat Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are

Koran Mandalika, Mataram – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanbun) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Rusunawa Montong Are, Kelurahan Mandalika, Kota Mataram, Kamis (3/9/2026).

​Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya pada peringatan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diiringi peningkatan permintaan kebutuhan pokok masyarakat.

​Mewakili Kepala Distanbun NTB, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP), Irene Selviani, SP., MM., menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di kawasan pemukiman warga bertujuan agar masyarakat dapat mengakses bahan pangan murah secara langsung dan mudah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kegiatan GPM ini dilaksanakan di Kelurahan Mandalika, salah satu kelurahan berdaya. Kami sengaja memilih lokasi yang langsung berada di kawasan pemukiman penduduk seperti Rusunawa Montong Are agar antusiasme dan akses warga semakin dekat,” ujar Irene di lokasi kegiatan.

​Irene menjelaskan, selama peringatan bulan Maulid, beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan permintaan cukup tinggi di pasaran. Di antaranya adalah minyak goreng serta daging ayam ras, yang menjadi komoditas paling banyak diburu oleh warga.

​”Di GPM ini, kami mengusahakan komoditas seperti daging ayam tetap hadir. Harga daging ayam di sini dijual seharga Rp37.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang saat ini mencapai Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram,” terangnya.

Baca Juga :  Koordinasi Pemprov NTB dan BNPB: Bantuan Bencana Banjir di Tiga Provinsi Segera Disalurkan

​Melihat antusiasme warga yang tinggi, Pemprov NTB berkomitmen untuk terus hadir dalam mengawal ketersediaan pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Setelah Kelurahan Mandalika, rangkaian GPM selanjutnya dijadwalkan berlangsung di halaman Rumah Sakit Mandalika, Sengkol, pada 5 September mendatang.

​Di akhir penyampaiannya, Irene mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan mengonsumsi pangan sesuai kebutuhan.

​”Kami berharap masyarakat tetap bijak berbelanja, belilah sesuai dengan kebutuhan, dan mari bersama-sama stop boros pangan,” pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Mandalika, Lalu Heru Nuryadin, S.H., menyampaikan bahwa tingginya animo masyarakat tidak lepas dari publikasi masif yang dilakukan pihak kelurahan melalui media sosial jauh sebelum kegiatan berlangsung.

​”Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Informasi kegiatan ini sudah kami publikasikan jauh hari melalui media sosial. Ternyata yang datang bukan hanya warga Rusunawa, tetapi juga masyarakat dari kelurahan sekitar seperti Babakan, Turida, hingga Bertais,” ujar Lalu Heru Nuryadin saat ditemui di lokasi kegiatan.

​Heru menjelaskan, bahan pokok yang paling diburu warga antara lain beras, minyak goreng, dan bawang merah. Meski wilayah Kelurahan Mandalika berada dekat dengan Pasar Induk Bertais, warga tetap memilih berbelanja di program pangan murah ini karena terdapat selisih harga yang cukup signifikan dari harga pasar.

Baca Juga :  ‎Pemprov NTB Buka Suara Soal Video Viral WNI di Libya

​”Walaupun lokasi kami dekat dengan pasar induk, masyarakat sangat peka terhadap selisih harga. Beda harga sedikit saja, warga langsung berbondong-bondong datang. Ke depan, jika ada kegiatan serupa, kami di tingkat kelurahan selalu siap untuk memfasilitasi,” tambahnya.

​Sebagai salah satu wilayah padat penduduk di Kecamatan Sandubaya, Kelurahan Mandalika mencatat jumlah penduduk mencapai 4.558 Kepala Keluarga (KK) dengan total 13.650 jiwa. Angka tersebut menempatkan Mandalika di urutan ke-4 terbanyak secara jumlah jiwa di wilayah Kota Mataram.

​Melihat potensi demografi tersebut, Kelurahan Mandalika kini resmi masuk ke dalam program strategis Kelurahan Berdaya Transformatif yang digagas oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, guna memperkuat ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat berbasis kelurahan.

​Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan agenda berkala. Sebelumnya, kegiatan serupa juga pernah digelar oleh Pemerintah Kota Mataram pada bulan Ramadan lalu untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat. (*)

Berita Terkait

Sapo Development Jadi Donatur Terbesar Pemulihan Desa Adat Sade, Kontribusi 40 Persen dari Total Dana
Bank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui ISEF 2026
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM hingga Pupuk Aman, Distribusi Terus Dipantau
Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional
Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:02

FGD IKN Sebagai Model Kota Masa Depan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:24

KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:02

Dari Ruang Kelas ke Panggung MotoGP Mandalika, Pertamina Buka Akses Digital bagi Anak Disabilitas Netra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:02

GADAI ATAU JUAL ASET? MANA YANG LEBIH TEPAT SAAT MEMBUTUHKAN DANA?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:02

Prediksi XAUUSD Pekan Depan: Koreksi Naik Terbuka, Dolar AS Jadi Penentu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:02

ASHTA District 8 Menjadi Ruang Eksplorasi Kreatif Dalam Rangkaian WCCE 2026E

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

Berita Terbaru

FGD IKN Sebagai Model Kota Masa Depan

Teknologi

FGD IKN Sebagai Model Kota Masa Depan

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:02