Hilirisasi Mineral Ciptakan Nilai Lebih Besar bagi Indonesia - Koran Mandalika

Hilirisasi Mineral Ciptakan Nilai Lebih Besar bagi Indonesia

Senin, 14 September 2026 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Kekayaan mineral Indonesia tidak seharusnya berhenti sebagai komoditas yang diambil dari dalam bumi. Melalui hilirisasi, sumber daya mineral dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mendukung pengembangan industri, menciptakan aktivitas ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing nasional.

Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) dalam mengelola sumber daya mineral Indonesia agar mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, mengatakan bahwa perjalanan mineral tidak semestinya berakhir ketika sumber daya tersebut berhasil ditambang. Nilai sesungguhnya justru tercipta ketika mineral mampu diolah lebih lanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi ANTAM, setiap mineral memiliki perjalanan, mulai dari mine, kemudian diolah menjadi value, dan pada akhirnya harus memberikan meaning. Artinya, sumber daya mineral Indonesia harus mampu mendorong industri dan perekonomian, membuka peluang bagi masyarakat, sekaligus tetap dikelola dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” kata Wisnu dalam sosialisasi MediaMIND 2026 di Gedung Science Techno Park Universitas Indonesia, Jumat (11/9/2026).

Menurut Wisnu, hilirisasi bukan hanya mengenai pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian, tetapi bagaimana sumber daya alam dapat menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar di dalam negeri. Mineral yang sebelumnya memiliki nilai terbatas dapat diolah menjadi produk yang mendukung berbagai industri strategis, menarik investasi, mendorong transfer teknologi, serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Baca Juga :  DT|UX 2025 Soroti Desain sebagai Katalis Ketahanan Ekonomi Indonesia

Transformasi tersebut antara lain terlihat pada komoditas bauksit dan nikel. Melalui rantai hilirisasi, bauksit dapat diolah menjadi alumina hingga aluminium yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan menjadi bahan baku bagi berbagai sektor industri. Sementara itu, nikel dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi produk bernilai tambah yang mendukung penguatan industri nasional, termasuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.

Hilirisasi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Berkembangnya industri pengolahan mineral turut mendorong tumbuhnya rantai pasok baru, investasi, transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga hadirnya berbagai industri pendukung di sekitar wilayah pengembangan.

“Ukuran keberhasilan pertambangan bukan hanya apa yang dapat dihasilkan hari ini, tetapi juga manfaat yang dapat kita tinggalkan bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang,” ujar Wisnu.

Sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID terus mendorong hilirisasi sebagai salah satu instrumen strategis untuk memastikan kekayaan mineral Indonesia memberikan nilai tambah yang semakin besar di dalam negeri.

Department Head Corporate Communication MIND ID, Pratiwa Dyatmika, mengatakan penguatan hilirisasi menjadi bagian penting dalam membangun industri nasional yang semakin kuat dan mandiri.

Baca Juga :  Solusi Mengatasi Ruam Popok Pada Anjing

“Hilirisasi menjadi bagian penting untuk memastikan sumber daya mineral Indonesia memberikan nilai tambah yang semakin besar di dalam negeri. Pertambangan bukan hanya mengenai komoditas yang dihasilkan, tetapi bagaimana kekayaan mineral tersebut dapat memperkuat industri, mendukung kemandirian nasional, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Pratiwa.

Penguatan nilai tambah melalui hilirisasi turut menopang kinerja Grup MIND ID. Sepanjang 2025, Grup MIND ID membukukan pendapatan sebesar Rp159,46 triliun serta memberikan kontribusi kepada negara melalui pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan dividen sebesar Rp92,56 triliun.

Namun, transformasi industri pertambangan tidak hanya diarahkan untuk menciptakan nilai ekonomi. Aspek sosial dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan. Hingga 2025, Grup MIND ID telah menanam lebih dari 7,48 juta pohon dan mereklamasi lebih dari 7.800 hektare lahan.

Melalui hilirisasi dan pengelolaan pertambangan yang berkelanjutan, sumber daya mineral Indonesia dapat bergerak dari sekadar hasil tambang menjadi penggerak industri, pencipta nilai tambah, serta fondasi bagi Indonesia yang semakin mandiri dan berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Swasembada Pangan, PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional
DUKUNG KELANCARAN DAN KENYAMANAN PENGGUNA JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKUKAN REKONSTRUKSI PERKERASAN DI RUAS TOL SEMARANG
KEMENTERIAN PPN / BAPPENAS DORONG ENSIA 2026 PERKUAT INOVASI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN INDONESIA
NPF di Bawah Industri, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio Pembiayaan
Tips Membagi Waktu untuk yang Punya Pekerjaan Sampingan Berjualan
September Ceria, Saatnya Bikin Rencana Makin Nyata Bersama Fasilitas Dana Tunai BRI Finance
Potensi Kendaraan Listrik Menguat, BRI Finance Perbesar Pembiayaan Ramah Lingkungan
Pasar Mobil Baru Menguat pada Q3 2026, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Rabu, 9 September 2026 - 07:02

Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan

Rabu, 9 September 2026 - 06:58

Gubernur Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK

Rabu, 9 September 2026 - 06:48

Pemulihan Aktivitas Ekonomi Warga Sade Diprioritaskan

Senin, 7 September 2026 - 14:54

TNGR Mencatat Terjadi 3 Kasus Kebakaran Selama Musim Kemarau 2026

Berita Terbaru