Jelang Listing Token HMSTR, Begini Cara Hitung Untung dari PPH - Koran Mandalika

Jelang Listing Token HMSTR, Begini Cara Hitung Untung dari PPH

Rabu, 25 September 2024 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Airdrop dan listing token HMSTR untuk game Hamster Kombat semakin dekat! Tanggal 26 September 2024 menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh komunitas pemain. 

Sebagai pemain, penting untuk memahami bagaimana token HMSTR akan didistribusikan dan cara menghitung keuntungan yang bisa diperoleh. Salah satu cara utama untuk mendapatkan token ini adalah melalui perhitungan Profit Per Hour (PPH) token HMSTR dalam game.

Berikut panduan sederhana untuk menghitung potensi pendapatan token HMSTR:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dasar Perhitungan: Setiap 1.000 PPH yang dimiliki oleh pemain akan dikonversi menjadi 1 HMSTR.

Contoh: Jika seorang pemain memiliki 1 juta PPH, maka ia akan mendapatkan 1.000 token HMSTR.

Estimasi Nilai: Berdasarkan prediksi harga awal, nilai token HMSTR diperkirakan berada di kisaran $0,07 hingga $0,10 per token. Jadi, jika pemain memiliki 1.000 HMSTR, nilainya dapat mencapai $70 hingga $100.

Baca Juga :  DJKA dan PT KAI Tegaskan Komitmen Tangani Dampak Bencana Alam Longsor Batu Tulis Demi Keselamatan dan Kemudahan Akses Masyarakat

Selain itu, para pemain juga bisa mendapatkan lebih banyak token dengan menyelesaikan berbagai pencapaian dalam game, berpartisipasi aktif di bagian “Earn,” dan mengundang teman melalui sistem referral.

Perlu diingat bahwa angka-angka di atas hanyalah perkiraan dan tidak resmi. Penting untuk selalu melakukan riset mandiri (#DYOR—Do Your Own Research) untuk mendapatkan pengetahuan terbaru terkait mekanisme perhitungan PPH Hamster Kombat. 

Tokenomics dan Potensi HMSTR

Hamster Kombat menggunakan model tokenomics yang dirancang untuk memberi manfaat maksimal kepada para pemain. Sebanyak 60% dari total token HMSTR dialokasikan untuk airdrop pemain, sedangkan 40% lainnya digunakan untuk mendukung likuiditas dan pengembangan ekosistem.

Baca Juga :  Kajian ETF Kripto oleh OJK, Dorong Regulasi Pasar yang Inklusif

Info terbaru, sebanyak 88,75% dari alokasi airdrop token dapat diklaim langsung, sementara 11,25% sisanya akan di-vesting selama 10 bulan hingga Juli 2025. 

Dengan sistem ini, HMSTR memiliki prospek yang cerah sebagai token utilitas utama dalam ekosistem Hamster Kombat. Namun, seperti halnya investasi kripto lainnya, penting untuk selalu melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi.

Token HMSTR menawarkan peluang menarik bagi para pemain game dan penggemar kripto. Dengan potensi keuntungan yang bisa diperoleh dari Profit Per Hour, pemain memiliki kesempatan untuk mengkonversi waktu bermain menjadi pendapatan nyata.

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru