Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan - Koran Mandalika

Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri konstruksi Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan bangunan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menyumbang sekitar 9,83% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025, menjadikannya salah satu kontributor terbesar bagi perekonomian nasional. 

Di tengah pertumbuhan tersebut, pendekatan dalam merancang bangunan pun mengalami perubahan. Jika sebelumnya setiap komponen dipilih secara terpisah, kini pengembang dan kontraktor semakin mengedepankan pendekatan yang terintegrasi sejak tahap perencanaan.

Salah satu perubahan yang mulai terlihat adalah meningkatnya perhatian terhadap sistem pintu. Tidak lagi dipandang sekadar sebagai elemen finishing, sistem pintu kini mulai dipertimbangkan sejak tahap desain karena berpengaruh terhadap efisiensi ruang, kelancaran sirkulasi, proses instalasi, keamanan, hingga biaya operasional bangunan dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bernardus Rizky, Chief Operating Officer Roda Bangun Mandiri (RBM), perubahan tersebut mencerminkan bergesernya prioritas industri konstruksi dari sekadar memilih material menjadi memastikan setiap sistem dalam bangunan mampu bekerja secara optimal.

Baca Juga :  70% UMKM Indonesia Masih Bingung Digitalisasi, Sribu Tawarkan Solusi Lewat Freelancer Lokal

“Bangunan modern tidak lagi dirancang sebagai kumpulan komponen yang berdiri sendiri. Setiap elemen harus saling mendukung agar bangunan dapat beroperasi secara efisien. Karena itu, sistem pintu sebaiknya tidak dipilih di akhir proyek, melainkan mulai dipertimbangkan sejak tahap perencanaan sehingga dapat disesuaikan dengan fungsi ruang, pola sirkulasi, serta kebutuhan operasional bangunan,” ujar Bernardus.

Dalam dua tahun terakhir, PT Roda Bangun Mandiri (RBM) telah terlibat dalam lebih dari ratusan proyek yang mencakup kebutuhan sistem pintu untuk sektor komersial, industri, hunian, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas publik. 

Berbekal pengalaman lebih dari 45 tahun sebagai penyedia solusi door hardware dan door system, RBM menghadirkan berbagai produk dari merek-merek terpercaya seperti Henderson, ASSA ABLOY, Yale, Lockwood, Orbita, dan Kinlong yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan setiap proyek.

Dari total proyek tersebut, sekitar 25% telah melibatkan pembahasan sistem pintu sejak tahap desain atau perencanaan awal. Keterlibatan sejak fase awal memungkinkan pemilihan sistem yang lebih tepat, baik dari sisi fungsi, spesifikasi teknis, keamanan, maupun efisiensi biaya.

Baca Juga :  KAI Sumut kenalkan Program Railpoin KAI untuk Pelanggan Setia

Pendekatan ini memberikan kesempatan bagi tim proyek untuk mengevaluasi berbagai aspek sejak awal, seperti pola sirkulasi pengguna, frekuensi penggunaan pintu, kapasitas beban, kebutuhan fire rated door, sistem akses kontrol, hingga integrasi dengan desain arsitektur dan operasional gedung. Dengan demikian, potensi perubahan desain, kendala instalasi, maupun penyesuaian spesifikasi di tahap konstruksi dapat diminimalkan.

Tren tersebut menunjukkan bahwa sistem pintu kini semakin dipandang sebagai bagian penting dari perencanaan bangunan, bukan lagi sekadar komponen pelengkap yang ditentukan pada saat proses konstruksi telah berjalan. Melalui kolaborasi yang lebih awal dengan arsitek, konsultan, kontraktor, dan owner, solusi yang dihasilkan menjadi lebih optimal, aman, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan setiap bangunan.

Dengan pengalaman puluhan tahun di industri door hardware dan door system, PT Roda Bangun Mandiri terus berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam menghadirkan solusi sistem pintu yang andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan setiap proyek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari
Bitcoin Kembali Tertekan, CPI dan The Fed Jadi Penentu Arah Berikutnya
GLOBALICIOUS 2026 Hadir di BINUS @Kemanggisan, Ajak Generasi Muda Jadi Inovator Masa Depan Digital
Hari Pelanggan Jadi Momentum, PAM JAYA Beri Air Gratis untuk Masjid Istiqlal
Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan
Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna
Biasakan Menabung pada Generasi Muda, Raya Active Fitur Terbaru dari Bank Raya Raih Penghargaan
Design WAH! 2026 Soroti Peluang Baru untuk Mengembangkan Ide Kreatif Menjadi IP Bernilai Komersial

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:02

Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

Sabtu, 5 September 2026 - 10:02

Bitcoin Kembali Tertekan, CPI dan The Fed Jadi Penentu Arah Berikutnya

Sabtu, 5 September 2026 - 08:02

GLOBALICIOUS 2026 Hadir di BINUS @Kemanggisan, Ajak Generasi Muda Jadi Inovator Masa Depan Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 02:02

Rumah Pertama Bukan Tentang Seberapa Besar Penghasilanmu, Tapi Tentang Keberanian Mengambil Langkah Pertama untuk Masa Depan

Jumat, 4 September 2026 - 20:02

Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna

Jumat, 4 September 2026 - 19:02

Biasakan Menabung pada Generasi Muda, Raya Active Fitur Terbaru dari Bank Raya Raih Penghargaan

Jumat, 4 September 2026 - 19:02

Design WAH! 2026 Soroti Peluang Baru untuk Mengembangkan Ide Kreatif Menjadi IP Bernilai Komersial

Jumat, 4 September 2026 - 19:02

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Berita Terbaru

NTB Terkini

Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Sabtu, 5 Sep 2026 - 09:49