Bendungan Budong-Budong Dukung Swasembada Pangan, Progres Pembangunan Capai 63,11% - Koran Mandalika

Bendungan Budong-Budong Dukung Swasembada Pangan, Progres Pembangunan Capai 63,11%

Selasa, 9 September 2025 - 17:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 September 2025 – Pembangunan Bendungan Budong-Budong di Sulawesi Barat yang telah mencapai 63,11% hingga akhir Agustus 2025 menjadi penopang utama program swasembada pangan nasional dan penggerak ekonomi regional. Bendungan strategis ini ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2027.

Menteri
Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa kehadiran bendungan ini
adalah wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan air dan pangan.
“Bendungan Budong-Budong dirancang tidak hanya untuk mengendalikan banjir dan
penyediaan air baku, tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian yang
tujuannya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan
Presiden Prabowo Subianto,” ujar Menteri Dody.

Manfaat
utama bendungan ini adalah untuk mendukung pengembangan Daerah Irigasi
(DI) Budong-Budong seluas 3.047 hektar serta menyediakan air baku
sebesar 410 liter/detik. Hal ini akan mengakselerasi pembangunan di Kabupaten
Mamuju Tengah, baik untuk pertanian lahan basah maupun berbagai kegiatan
industri yang membutuhkan pasokan air andal.

Image

Sebagai
Proyek Strategis Nasional (PSN), Bendungan Budong-Budong dengan volume tampung
efektif 47,25 juta m3 juga memiliki multifungsi sebagai pengendali
banjir dan sumber energi hijau. Bendungan ini mampu mereduksi debit banjir
hingga 330,87 m3/detik untuk kawasan rawan bencana seperti Kecamatan
Budong-Budong, Topoyo, dan Karossa, serta memiliki potensi Pembangkit
Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sebesar 0,60 MW.

Hingga
saat ini, progres konstruksi pembangunan bendungan pertama di Sulawesi Barat
ini telah berjalan sesuai target. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V
Mamuju, Tampang, memberikan konteks teknis mengenai lokasi bendungan.
“Bendungan Budong-Budong terletak di anak Sungai Salulekbo (anak Sungai
Budong-Budong) sepanjang 20,60 km dengan luas Daerah Tangkapan Air (DTA)
sebesar 136,77 km²,” jelas Tampang.

Baca Juga :  Fenomena Sewa iPhone di Jakarta: Tren Baru di Tengah Mobilitas Tinggi

Konstruksi
pembangunan yang dimulai sejak 8 Desember 2020 ini membendung Sungai
Salulebbo, yang merupakan anak sungai dari Sungai Budong-Budong. Wilayah
Kabupaten Mamuju Tengah sendiri dilalui tujuh sungai besar yang mengalir dari
perbukitan di bagian Timur menuju ke perairan Laut Selat Makassar. Keberadaan
bendungan ini akan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air di wilayah
tersebut untuk kemakmuran masyarakat.

Program
kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur
WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara
Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan
Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia
5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika
Retail Multi Cabang Makin Efisien Berkat Integrasi Odoo Accounting dan Inventory
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 44,74% pada Semester I 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:02

Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02

Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

Retail Multi Cabang Makin Efisien Berkat Integrasi Odoo Accounting dan Inventory

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 44,74% pada Semester I 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

Nikmati Perjalanan Lebih Maksimal, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Berita Terbaru