Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang - Koran Mandalika

Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika – Baru-baru ini beredar sebuah flyer atau selebaran yang berisi peringatan penculikan anak di Wilayah Lombok Tengah dengan menyertakan lambang Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam selebaran tersebut dicantumkan juga berbagai bentuk modus operandi yang digunakan, mulai dari meminta sumbangan, pengemis, pedagang keliling, hingga orang gila.

Menanggapi hal itu, Pemprov NTB melalui juru bicaranya, Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa flyer tentang isu penculikan anak yang beredar di media sosial itu hoaks dan bukan berasal dari Pemerintah Provinsi NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakannya, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Baca Juga :  Banggar DPR RI Bahas Kebijakan Fiskal dengan Pemprov NTB

“Kami mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dan jangan ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai isu seperti ini memicu kepanikan atau tindakan yang tidak kita inginkan,” tegasnya, Selasa (19/5).

Ia mengingatkan, pengalaman serupa pernah terjadi di sejumlah daerah, di mana seseorang diteriaki penculik lalu dikejar, dianiaya massa, bahkan sampai dibakar hanya karena isu yang tidak jelas kebenaran.

“Hal-hal seperti itu jangan sampai terjadi lagi di NTB. Karena itu masyarakat harus bijak, tenang, dan mengedepankan tabayun atau klarifikasi,” ujarnya.

Menurutnya, flyer tersebut dipastikan bukan produk resmi Pemprov NTB. Hal itu terlihat dari penggunaan logo Pemerintah Provinsi NTB yang tidak sesuai standar resmi.

Baca Juga :  Pengiriman Sapi Melonjak, Dishub NTB Sebut Sulit Cari Kapal Khusus Ternak

“Saya sendiri menerima flyer itu dari seorang teman yang bertanya apakah benar berasal dari Pemprov NTB, dan sudah saya pastikan itu bukan,” katanya.

Pemprov NTB berharap aparat kepolisian dapat menelusuri pihak yang membuat dan menyebarkan flyer tersebut agar tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya demi menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana yang kondusif di daerah. (*)

Berita Terkait

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia
Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun
Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya
Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik
Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru