‎Gubernur Iqbal Janjikan Rumah Hunian Bagi Korban Banjir di Desa Kabul - Koran Mandalika

‎Gubernur Iqbal Janjikan Rumah Hunian Bagi Korban Banjir di Desa Kabul

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung kondisi korban banjir di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, pada Rabu, 14 Januari 2026.

‎Iqbal menyampaikan, dirinya berjanji akan membangun hunian layak bagi warga terdampak yang rumahnya tidak memenuhi standar kesehatan.

‎Ia mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi salah satu keluarga terdampak yang tinggal bersama dua anaknya di rumah sempit tanpa dinding permanen dan atap seadanya.

‎“Saya akan buatkan rumah yang sehat dan layak untuk ditinggali bersama anak-anak, meski sederhana,” kata Iqbal, Rabu (14/1).

‎Selain bantuan hunian, Iqbal juga menjanjikan beasiswa pendidikan bagi anak keluarga tersebut agar tetap dapat melanjutkan sekolah. Pemerintah Provinsi NTB melalui Baznas, turut menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan bayi kepada warga terdampak.

‎Saat meninjau lokasi banjir, Iqbal menyoroti tingginya sedimentasi sungai berupa pasir dan lumpur yang menyebabkan luapan air. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan menurunkan alat berat untuk pengerukan dan meminta agar material pasir dapat dimanfaatkan warga.

‎“Pasir hasil pengerukan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumah atau dijual untuk membantu ekonomi warga. Kita gotong royong menangani dampak banjir ini,” ucapnya.

‎Berdasarkan data sementara, banjir di Kabupaten Lombok Tengah melanda dua kecamatan. Di Kecamatan Praya Barat Daya, Desa Kabul menjadi wilayah terdampak terparah dengan sekitar 250 kepala keluarga dan 250 unit rumah terendam, sementara di Desa Montong Ajang tercatat 50 kepala keluarga terdampak.

‎Sementara itu, banjir juga menggenangi wilayah Selong Belanak di Kecamatan Praya Barat.

‎Hingga kini, tim reaksi cepat masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah kerugian dan warga terdampak. (*)

Baca Juga :  Tambang Ditutup, Loteng Fokus Kembangkan Pertanian dan Pariwisata

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Dari NTB ke Dunia: Bank NTB Syariah Sukses Hadirkan QRIS Cross Border untuk Transaksi Internasional
PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput
Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu
Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas
Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital
DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah
Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan
Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00

Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00

Respon Cepat, Koordinasi Tepat, Skor Kepuasan Pelanggan WSBP Naik Lagi jadi 91,9

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:00

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Berita Terbaru