Kadis Kominfotik NTB Sebut Peralihan Randis ke Mobil Listrik untuk Efisiensi dan Selesaikan Target Pembangunan - Koran Mandalika

Kadis Kominfotik NTB Sebut Peralihan Randis ke Mobil Listrik untuk Efisiensi dan Selesaikan Target Pembangunan

Selasa, 2 Desember 2025 - 05:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB), memberikan penjelasan terkait langkah kebijakan penyewaan mobil listrik sebagai pengganti mobil dinas yang diambil Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Yusron Hadi mengatakan ada dua dasar pertimbangan dalam kebijakan pada kebijakan tersebut.

Pertama, adalah upaya efisiensi. Seperti yang diketahui, kata Yusron, bahwa APBD 2026 sedang menghadapi tekanan karena berkurangnya pos dana transfer ke daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehingga pemerintah provinsi harus mencari kiat dan upaya agar APBD kita tetap survive untuk meraih target pembangunan sesuai RPjMD,” katanya, Senin (1/12).

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Kerahkan 3 Helikopter untuk Evakuasi WNA Brasil yang Jatuh di Rinjani

Yusron menjelaskan, langkah penghematan di sektor belanja operasional termasuk pemeliharaan kendaraan dinas telah lama menjadi catatan evaluasi APBD.

“Hal ini tentu sudah dikaji secara mendalam dari berbagai aspek. Bayangkan Biaya pemeliharaan kendaraan dinas pertahun sekitar 19 M ditambah rata-rata belanja modal pengadaan mobil baru pertahun antara 9-14 M pertahun,” jelasnya.

Artinya, lanjut Yusron, Pemprov NTB harus menyiapkan biaya sekitar Rp 28 – Rp 33 miliar untuk operasional mobil dinas per tahun.

“Sementara biaya sewa dan lain-lain yang terkait dengan penerapan kebijakan tersebut sekitar 25 M. Jadi, dipastikan bisa menghemat miliaran yang bisa di optimalkan untuk membiayai program strategis dan unggulan,” lanjut dia.

Baca Juga :  Wacana Pembentukan Kabupaten Mandalika Kembali Mencuat

Kedua, semangat memperbaiki tata kelola kendaraan dinas. Yusron menuturkan, Gubernur NTB, berkeinginan untuk menyelesaikan temuan dan rekomendasi BPK yang sudah bertahun-tahun mengenai buruknya tata kelola kendaraan dinas ini.

“Dengan kebijakan sewa ini maka randis (kendaraan dinas) lama sebagian besar akan dihapus melalui mekanisme yang sesuai aturan. Selain menghasilkan pendapatan, juga menyelesaikan rekomendasi BPK,” tuturnya.

Dikatakannya, dalam konteks ini, kebijakan gubernur terkait mobil listrik Pemprov NTB, dapat di maklumi.

Dia menambahkan, selain menghemat dan memperbaiki tata kelola, penggunaan mobil listrik juga menunjukkan keberpihakan NTB mendukung program blue energy yang ramah lingkungan.

“Jadi semua kebijakan ini dijalankan dengan penuh perhitungan,” imbuhnya. (*)

Berita Terkait

WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal
Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang
Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja
Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual
NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark
Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika
Siswa SMK di Kopang Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh ke Siswi, LPA: Masuk Tindak Pidana
Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:00

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00

Tukar Koin ASRI Living dan Nikmati myBCA Java Jazz Festival 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00

Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:00

Kecepatan Menjadi Kunci Penyelamatan Nyawa pada Penanganan Penyakit Aorta Kompleks di Era Modern

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:00

Dampak Konflik Internasional terhadap Inflasi Global dan Rantai Pasok Dunia

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00

Bukan Cuma Hijab Paris Polos, napocut Kenalkan 4 Variasi Hijab Segiempat Paris Tegak Paripurna

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00

Danantara Bahas Indonesia Open Network, Dorong Fondasi Baru Ekonomi Digital yang Lebih Inklusif

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:00

Harga HYPE Naik Menembus US$48 di Tengah Pelemahan Rupiah dan Tren Bitcoin 2026

Berita Terbaru

NTB Terkini

WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:21

Teknologi

Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00