Kasus TB Tembus Angka 54 Persen per November 2025, Tantangan Bagi Pemerintah NTB - Koran Mandalika

Kasus TB Tembus Angka 54 Persen per November 2025, Tantangan Bagi Pemerintah NTB

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat temuan kasus Tuberkulosis (TB) per 30 November 2025, berada di angka 54,72 persen.

Kepala Dinkes NTB, Lalu Hamzi Fikri mengatakan angka tersebut menandakan bahwa kasus TB masih menjadi tantangan bagi pemerintah Provinsi NTB.

“Ini berarti TBC ini masih menjadi tantangan kita. Tapi memang kalau dilihat dari segi nasional progres seperti ini sudah dianggap lumayan, ada peningkatan,” kata Hamzi, Rabu (3/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, lanjut Hamzi, dari kasus yang sudah ditemukan, progres penanganannya telah memenuhi target.

“Artinya, kasus-kasus yang kita temukan, sudah bisa kita obati. Sudah mencapai target dari sisi pengobatannya,” lanjut Hamzi.

Baca Juga :  Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Ia menjelaskan temuan-temuan kasus ini masih terus berlanjut. Ia menyebut, pihaknya memiliki target temuan hingga mencapai angka 100 persen.

“Ya tetap akan ada peningkatan sampai dengan Desember kita ini, dengan progres yang 54 persen ini. Target kita sebenarnya penemuannya 100 persen,” jelasnya.

Tantangannya, kata Hamzi, terletak pada penularan penyakit ini. Dikatakannya, jika salah satu anggota keluarga terkena TB, maka tidak menutup kemungkinan seluruh anggota keluarga akan tertular.

“Kalau satu orang terkena TB misalnya, dia bisa jadi sudah menularkan ke keluarganya, ke tetangganya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Beri Perhatian Bagi Milenial, Lalu Hadrian PKB Siap Perjuangkan Lapangan Kerja

Terlebih, masyarakat juga masih kurang peka terhadap gejala yang dirasakan. Sehingga, terjadi keterlambatan dalam melakukan penanganan.

“Orang merasa tidak bergejala, kemudian tidak memeriksakan diri. Kalau dia sudah parah, menimbulkan gejala misalnya batuk campur darah itu dia baru mengakses layanan kesehatan. Kita tidak pingin seperti itu,” ujarnya.

Ia menuturkan masyarakat tidak perlu malu untuk memeriksakan diri. Pihaknya telah menyediakan alat diagnosis di seluruh puskesmas dan rumah sakit serta obat yang diberikan secara gratis.

“Kami sudah menyiapkan untuk diagnosis di seluruh puskesmas bahkan rumah sakit untuk penanganan TB, bahkan obat-obatnya gratis,” tuturnya. (dik)

Berita Terkait

Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB
Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi
Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia
Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun
Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:14

Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa, Pertamina Gelar Panen Raya Nangka di Hutan Wanaboga Gunungkidul

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:53

BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:02

Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:48

BRI BO Cut Mutiah Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:02

FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:02

Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:02

Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Berita Terbaru