Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional Banten dan Akses Merak Jelang Masa Libur Nataru 2025/2026 - Koran Mandalika

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional Banten dan Akses Merak Jelang Masa Libur Nataru 2025/2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon, 23 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Banten dalam kondisi siap mendukung kelancaran arus lalu lintas pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Fokus kesiapan terutama ditujukan pada koridor strategis menuju Pelabuhan Merak yang menjadi simpul utama penyeberangan Jawa–Sumatera.

Kesiapan tersebut disampaikan langsung Menteri PU Dody Hanggodo dalam kunjungan kerja bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke kawasan Pelabuhan Merak, Banten, Senin (22/12/2025).

Dalam kunjungan kerja bersama itu, Menteri Dody menyampaikan bahwa Kementerian PU berkomitmen penuh menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode libur akhir tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin masyarakat yang melaksanakan perjalanan untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dapat melakukan perjalanan dengan senang di jalan, sampai di tempat tujuan dengan baik, dan kembali ke rumah masing-masing dengan selamat,” ujar Menteri Dody.

Guna mendukung keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, Kementerian PU telah menyiagakan fasilitas pendukung di sepanjang jalur mudik. Menteri Dody mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri dan memanfaatkan tempat istirahat yang tersedia.

“Kementerian PU menyiagakan 590 posko di seluruh Indonesia. Saya harap pengendara roda dua sebelum lelah segera berhenti dan beristirahat di posko terdekat, karena keselamatan adalah yang utama,” tutur Menteri Dody.

Jaringan jalan nasional di Provinsi Banten yang dikelola Kementerian PU membentang sepanjang 567,9 km dengan tingkat kemantapan mencapai 96,76 persen. Infrastruktur jalan ini didukung 221 jembatan yang juga dalam kondisi mantap. Selain itu, konektivitas di wilayah barat Pulau Jawa ini diperkuat oleh jalan tol operasional sepanjang 204,78 km, yang juga menjadi tulang punggung konektivitas menuju pelabuhan penyeberangan dan kawasan industri strategis di wilayah barat Pulau Jawa.

Baca Juga :  Pasar Kripto Melemah, Tokocrypto Perkuat Akses Deposit Lewat Nobu Bank

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Primawan Avicenna, menjelaskan bahwa guna mendukung kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas Nataru, BPJN Banten telah melakukan persiapan menyeluruh terhadap operasional sarana dan prasarana jalan, termasuk penempatan personel dan alat berat di titik rawan.

“BPJN Banten menyiapkan posko Nataru yang tersebar di jaringan jalan nasional. Pada setiap posko tersebut juga disiagakan Disaster Relief Unit (DRU) berupa alat berat dan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi kejadian kebencanaan maupun gangguan lalu lintas,” kata Primawan.

Tercatat, BPJN Banten menyiagakan 8 posko Nataru di ruas strategis, dengan posko utama berlokasi di Simpang Gerem, Kota Cilegon. Sebanyak 10 lokasi DRU juga disiapkan lengkap dengan peralatan seperti excavatordump truck, jembatan Bailey, dan genset, serta tim reaksi cepat yang siaga 24 jam.

Dalam pengaturan arus penyeberangan, Kementerian PU turut mendukung skema distribusi kendaraan menuju Sumatera melalui tiga pelabuhan utama: Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara. Skema ini diterapkan untuk mengurai kepadatan dan meningkatkan efektivitas pelayanan penyeberangan.

Pelabuhan Merak difokuskan melayani kendaraan roda empat dan bus, sedangkan Pelabuhan Ciwandan melayani sepeda motor dan truk logistik BBM, serta truk sembako. Adapun Pelabuhan BBJ Bojonegara dikhususkan untuk truk barang dan logistik.

Baca Juga :  Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global

Akses jalan nasional menuju Pelabuhan Merak dilayani melalui beberapa koridor utama, yaitu: melalui Exit Tol Merak KM 98, Cilegon Barat KM 92, dan Cilegon Timur KM 87 yang terhubung langsung dengan ruas jalan nasional Cilegon–Merak.

Sementara itu, akses ke Ciwandan dan BBJ didukung oleh ruas jalan nasional Serdang–Bojonegara–Merak, serta jaringan jalan nasional dan Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon. Ruas jalan ini memiliki tingkat kemantapan antara 84 persen hingga 98 persen.

Dengan kesiapan infrastruktur jalan nasional, posko siaga, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga, Kementerian PU optimistis arus Nataru 2025/2026 di Provinsi Banten dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman. Sebagai bagian dari manajemen lalu lintas terpadu, Kementerian PU juga mendukung pemanfaatan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 43A dan KM 68A di Ruas Tol Tangerang–Merak.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52