Kerja Sama Regional Bali, NTB dan NTT Dipastikan Berjalan Tahun Depan - Koran Mandalika

Kerja Sama Regional Bali, NTB dan NTT Dipastikan Berjalan Tahun Depan

Selasa, 25 November 2025 - 17:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal Bersama dengan Gubernur Bali dan NTT, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan Kerjasama Regional Bali, NTB, dan NTT (KR-BNN).

Penandatanganan tersebut berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika, dan dihadiri oleh seluruh Bupati serta Wali Kota se-NTB.

Pada moment itu, Iqbal mengatakan pertemuan ini merupakan yang ke dua, setelah sebelumnya dilakukan pertemuan di Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dimana kita menyepakati untuk melakukan integrasi dalam tiga area, yaitu konektivitas atau perhubungan, kemudian pariwisata, dan yang ke tiga energi,” kata Iqbal, Selasa (25/11).

Disepakati juga, kata Iqbal, dalam kerjasama ini akan mengedepankan sektor bisnis atau dunia usaha.

“Hari ini tanggal 25 November, kita sudah melakukan pertemuan dan menandatangani MoU antara tiga provinsi untuk membentuk apa yang kita sebut KRBNN,” ucap Iqbal.

Baca Juga :  Dewan Muazzim Sebut Banyak PMI Ilegal di NTB Akibat Proses Penempatan Kerja Lamban

Ia menuturkan pertemuan ke tiga nantinya berlangsung pada 22 Desember, di NTT. Dalam pertemuan itu akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS).

“Dengan demikian, pada tahun 2026 secara resmi ini dimulai,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster mengatakan Provinsi Bali, NTB, dan NTT memiliki riwayat historis yang sangat baik.

“Hubungan historis tetap kami jaga dengan melakukan kerja sama ke depan,” katanya.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan skema pengembangan ekonomi wilayah yang sangat baik untuk ketiga provinsi tersebut.

“Menariknya ini adalah, gubernurnya dari tiga partai yang berbeda tapi kompaknya luar biasa. Karena, kalau untuk rakyat kita tidak mengenal partai,” ujarnya.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan bahwa kerja sama ini akan menghubungkan tiga provinsi beserta para pemerintah daerah, sperti bupati dan wali kota serta stakeholder terkait.

Baca Juga :  Yuk Galang Dana untuk Palestina Bersama Ustaz Zacky Mirza di Ponpes NW Mispalah

“Jadi, kerjasama provinsi ini kan payung besarnya. Tapi nanti, kami bisa bekerja sama teman-teman bupati wali kota semua dan juga teman-teman pengusaha dari berbagai asosiasi,” jelasnya.

Ia membeberkan bahwa pemerintah pusat memberikan respons bagus dengan terjalinnya kerja sama ini.

“Sejauh kami cermati, respons dari pemerintah pusat melalui kementerian-kementerian yang sudah tau kami punya kerja sama ini, sangat bagus,” bebernya.

Lebih jauh, kerja sama ini juga sejalan dengan keinginan presiden untuk mampu meningkatkan potensi daerah ditengah kebijakan pemangkasan TKD.

“Artinya, sesuai dengan niat Presiden Prabowo Subianto agar kita juga mensiasati dalam kondisi saat ini untuk mengembangkan potensi daerah potensi,” tandasnya. (dik)

Berita Terkait

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja
Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan
MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”
Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal
DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026
NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi
TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas
Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru