Pathul Tak Mau Asal Bangun Sade: Jangan Sampai Sejarah Ikut Terbakar - Koran Mandalika

Pathul Tak Mau Asal Bangun Sade: Jangan Sampai Sejarah Ikut Terbakar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri mengatakan, proses penataan kembali Kampung Adat Sade pascakebakaran harus dilakukan secara matang dengan tetap mempertahankan nilai sejarah dan budaya masyarakat setempat.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak karena kawasan tersebut memiliki nilai historis bagi masyarakat Sade. Setiap rencana pembangunan kembali harus terlebih dahulu dibahas bersama keluarga dan masyarakat.

“Kalau nanti keluarga yang ingin mengajukan diri, keluarga juga tidak bisa semau mereka. Harus kita diskusikan. Karena ini adalah tempat bersejarah bagi mereka. Kita juga tidak punya tujuan yang tidak baik,” kata Pathul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, salah satu pembahasan yang muncul adalah keinginan masyarakat untuk tetap menggunakan ilalang sebagai bagian dari bangunan rumah adat. Namun, penggunaan bahan tersebut juga harus mempertimbangkan faktor keselamatan karena mudah terbakar.

Baca Juga :  Pilkada Lombok Tengah 2024, Pathul-Puadd Berduet?

“Katanya harus tetap pakai ilalang, pakai pengganti ilalang. Persoalannya kan dia lebih cepat tersulut terbakar. Tentu pemadam kebakaran harus sudah kita antisipasi, stand by-nya di mana, seperti apa, dan lain sebagainya. Harus dipikirkan, harus didesain,” ujarnya.

Pathul menyebut pemerintah ingin proses revitalisasi dilakukan secepat mungkin. Namun, berbagai aspirasi masyarakat harus terlebih dahulu diselaraskan agar pembangunan kembali tidak menghilangkan karakter dan identitas kawasan adat Sade.

“Inginnya sih cepat. Namun tentu harus kami pikirkan dan bermuara pada diskusi. Karena berbagai macam keinginan masyarakat itu harus bisa kita akomodasi,” katanya.

Selain revitalisasi rumah adat, Pathul juga mengusulkan adanya museum kecil di kawasan tersebut. Museum itu nantinya dapat menjadi tempat untuk memperlihatkan sejarah rumah adat Sade, termasuk bentuk awal bangunan hingga kondisi kawasan setelah kebakaran.

Baca Juga :  Dinsos NTB: Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi pada Juli 2025

“Mudah-mudahan nanti dibuatkan satu museum di sini. Orang bisa melihat dari dekat, ini loh bentuk awal sejarah rumah adat ini, termasuk sampai hari ini terbakar juga. Itu kan bisa dilihat di museum kecil, misalnya,” ungkapnya.

Menurut Pathul, keberadaan museum tersebut penting agar sejarah kawasan Sade tetap terdokumentasi dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang.

Ia menambahkan, aspek cagar budaya juga harus menjadi perhatian dalam proses revitalisasi. Penataan kawasan Sade ke depan diharapkan tidak sekadar membangun kembali bangunan yang terbakar, tetapi juga menjaga warisan leluhur dan nilai budaya yang melekat di dalamnya. (wan)

Berita Terkait

TNGR Mencatat Terjadi 3 Kasus Kebakaran Selama Musim Kemarau 2026
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026
Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Saat Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are
Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Gubernur Iqbal Perkuat Posyandu, Kader Jadi Ujung Tombak
Raih Jamsostek Award 2026, Bank NTB Syariah Tunjukkan Kepedulian Nyata Bagi Pekerja Rentan
Atasi Kemacetan Rembiga, Miq Iqbal dan Bang Aji Mohan Turun Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:54

Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah

Sabtu, 5 September 2026 - 09:49

Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Kamis, 3 September 2026 - 17:33

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Saat Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are

Selasa, 1 September 2026 - 18:11

Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab

Selasa, 1 September 2026 - 17:23

Gubernur Iqbal Perkuat Posyandu, Kader Jadi Ujung Tombak

Selasa, 1 September 2026 - 09:40

Raih Jamsostek Award 2026, Bank NTB Syariah Tunjukkan Kepedulian Nyata Bagi Pekerja Rentan

Selasa, 1 September 2026 - 07:19

Atasi Kemacetan Rembiga, Miq Iqbal dan Bang Aji Mohan Turun Bersama

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:07

Perluas Ekosistem Digital, Pojok Bank NTB Syariah Resmi Sapa Pedagang Pasar Pagesangan

Berita Terbaru