Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Mulai 1 Januari 2026 - Koran Mandalika

Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Mulai 1 Januari 2026

Selasa, 23 Desember 2025 - 07:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), menginformasikan bahwa pendakian Gunung Rinjani akan ditutup terhitung per 1 Januari hingga 31 Maret 2026.

Dalam surat yang dikeluarkan, Kepala BTNGR, Yarman, mengatakan penutupan itu sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: 7 tahun 2025 tentang Tindakan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Banjir dan Tanah longsor dan Memorandum Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor: M.126/KSDAE/PJL/KSA.04/B/12/2025 tanggal 10 Desember 2025 tentang Peningkatan Kewaspadaan Penyelenggaraan Wisata Alam Lingkup Ditjen KSDAE.

“Serta dalam rangka pemulihan ekosistem di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani,” kata Yarman, Senin (22/12).

Tidak hanya itu, lanjut Yarman, diperhatikan juga informasi prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Mataram bahwa sedang terjadi masa peralihan menuju musim hujan 2025/2026 serta adanya bibit Siklon Tropis 93S.

“Perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal di beberapa wilayah serta potensi dampak bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung,” lanjutnya.

Baca Juga :  Jalur Trekking Rinjani Aik Berik Sampai Danau Bakal Dipoles

Penutupan berlaku untuk seluruh destinasi wisata Gunung Rinjani, meliputi:

a. Jalur Wisata Pendakian Senaru di Kabupaten Lombok Utara.
b. Jalur Wisata Pendakian Torean di Kabupaten Lombok Utara.
c. Jalur Wisata Pendakian Sembalun di Kabupaten Lombok Timur.
d. Jalur Wisata Pendakian Timbanuh di Kabupaten Lombok Timur.
e. Jalur Wisata Pendakian Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur.
f. Jalur Wisata Pendakian Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah.

Selanjutnya, aktivitas pendakian terakhir check in dilakukan pada tanggal 31 Desember 2025 dan terakhir check out pada tanggal 3 Januari 2026. (*)

Berita Terkait

Jangan Biarkan Risiko Mengendalikan Pemerintah
NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN
Pembukaan Pelatihan Magang ke Jepang 2026, Gubernur Iqbal Tekankan Etos Kerja Tinggi
20 Warga Masbagik Terima Bantuan Ayam Petelur, Bank NTB Syariah Perkuat Ekonomi Desa
IFW 2026, Wagub NTB Tampil Memukau dengan Busana Tenun Daerah
Gubernur Iqbal Sambut Baik KNMP, Nelayan Tak Lagi Bergantung pada Tengkulak
Ombudsman dan RSUD Praya Bersinergi, Wujudkan Pelayanan Publik yang Semakin Berkualita
Dari Keuangan ke Kelestarian, Bank NTB Syariah Hijaukan Pesisir Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:02

Data Drone Bikin Perencanaan dan Peledakan Tambang Jadi Jauh Lebih Presisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:02

Alparsa Karya Group Perkuat Layanan Design & Build Terintegrasi untuk Kawasan Jabodetabek

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:02

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Konektivitas Ekosistem Pelabuhan Melalui Pertumbuhan Kinerja Semester I 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia untuk Mengamankan dan Memimpin Era AI

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02

HIT Piece: Lindungi Rumah dari Ancaman DBD di Musim Hujan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02

Perkuat Mutu Layanan Perhotelan, SUCOFINDO Serahkan Sertifikasi ISO 9001:2015 kepada Hotel FUGO Samarinda

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

Di Tengah Ancaman Konflik, 11 Prajurit Koops TNI Habema Evakuasi Warga Ugimba dengan Dua Helikopter

Berita Terbaru

Daerah

Eksekusi Hotel Arianz Mataram Tuai Protes Ahli Waris

Senin, 10 Agu 2026 - 19:44