Persiapan Matang, Ribuan Jemaah Haji NTB Mulai Masuk Asrama 21 April - Koran Mandalika

Persiapan Matang, Ribuan Jemaah Haji NTB Mulai Masuk Asrama 21 April

Senin, 20 April 2026 - 19:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan Matang, Ribuan Jemaah Haji NTB Mulai Masuk Asrama 21 April

Koran Mandalika, Mataram – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memastikan bahwa persiapan keberangkatan seluruh jemaah haji sudah matang.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj NTB, Lalu Muhamad Amin, mengatakan jumlah jemaah haji NTB sebanyak 5.798 dan dibagi menjadi 15 kloter.

Kloter pertama akan dijadwalkan masuk pada 21 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kloter pertama dari Lombok Timur jumlahnya 387,” kata Amin, Senin (20/4).

Dari 5.798 jemaah itu, akan ada tambahan petugas sebanyak 80 orang. Sehingga, total keseluruhan yang akan diterbangkan melalui embarkasi Lombok sebanyak 5.846.

Baca Juga :  Batal Berangkat Haji di Kloter 6, Bupati Lombok Tengah Heran: Loh, Ada Apa Ini?

Amin menjelaskan untuk kouta lansia yang diprioritaskan sebanyak 190 orang.

“Namun kategori lansia ini kan mulai dari usia 65, tidak semua sih diatas 65, itu pun kondisinya juga kurang sehat. Tetapi bahwa kondisi-kondisi yang sekiranya kesehatannya menurun maka itu kita kategorikan bahwa jemaah yang terdeteksi untuk beresiko tinggi,” jelasnya.

Tetapi, kata Amin, rata-rata jemaah haji NTB yang berangkat ke tanah suci tahun ini berusia 65 ke atas.

“Namun secara rata-rata bahwa usia yang akan berangkat di tahun 2026 ini secara umum 65 ke atas,” lanjutnya.

Baca Juga :  Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB

Amin menuturkan, tema yang diambil Kementerian Haji dan Umrah ialah ramah lansia, disabilitas dan perempuan.

Sehingga, pelayanan yang diberikan akan berskala prioritas.

“Tentu akan ada pelayanan yang skala prioritas. Jadi pembagian dipetakan mana yang lansia, mana yang risiko tinggi (risti), mana yang disabilitas, sehingga pelayanannya pun secara khusus dibedakan,” tuturnya.

Misalnya, terang Amin, saat berada di asrama nanti akan diberikan tempat yang mudah diakses oleh petugas.

“Kemudian juga dalam pembagian makanan atau konsumsi segala macam semua akan didahulukan untuk prioritas lansia termasuk yang menggunakan kursi roda,” tutupnya. (dik)

Berita Terkait

DPAP2KB Loteng Perkuat Penanganan Risiko Stunting dari Keluarga
Pemkab Loteng Kerahkan Ribuan Tim Pendamping Keluarga untuk Cegah Stunting
Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda
DP3AP2KB Dorong Desa Perkuat Aturan Pernikahan Anak
DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:02

Insiden Peretasan Global Jadi Sorotan terhadap Harga Bitcoin dan Ethereum, Bittime Soroti Peluang di Tengah Volatilitas Pasar

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Semarak 98 Tahun Sumpah Pemuda, HIIGC Gelar Golf Tournament & Charity: Satukan Semangat Kebersamaan, Sportivitas, dan Kepedulian Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Prudential Syariah Dukung OJK Perluas Inklusi Keuangan melalui SYAFIF Goes to Makassar

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

CrowdStrike Luncurkan AI Kill Switch, Bisa Hentikan AI Agent yang Bermasalah

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Bunga Mulai 0,7% per Bulan, BRI Finance Dukung Rencana Kepemilikan Motor

Rabu, 4 November 2026 - 10:02

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Naik 5,8%

Rabu, 4 November 2026 - 09:46

BP Tapera dan BTN Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja PT Nikomas Gemilang

Rabu, 4 November 2026 - 09:02

Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Hadirkan Akomodasi dan Fasilitas Meeting Nyaman di Jantung Wisata Pulau Dewata

Berita Terbaru