Program Desa Berdaya Akan Diluncurkan pada 16 Desember 2025 - Koran Mandalika

Program Desa Berdaya Akan Diluncurkan pada 16 Desember 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Program ‘Desa Berdaya’ yang digagas oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, akan dilaunching pada tanggal 16 Desember 2025.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, Lalu Hamdi, mengatakan peluncuran program Desa Berdaya berlokasi di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB.

“Tanggal 16 Desember ini. Rencana di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur,” kata Hamdi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nantinya, pada peluncuran itu akan diberikan arahan kepada para pendamping desa oleh Gubernur NTB.

Baca Juga :  Tata Kelola Keuangan RSUD NTB Dinilai Amburadul, Gubernur Diminta Bersikap

“Kemudian nanti akan diisi dengan ikrar dari pendamping desa ini,” ucap Hamdi.

Selain itu, akan dilakukan juga penandatanganan komitmen, antara gubernur dengan mitra pembangunan.

“Dan ada acara tambahan penyerahan hadiah bagi lomba-lomba, seperti lomba desa, lomba BUMDES dan lain sebagainya,” lanjut Hamdi.

Ia menjelaskan program ini sudah berjalan sebelumnya. Namun, akan lebih dimantapkan lagi setelah diresmikan oleh Gubernur NTB.

“Kalau lakukan sih sudah dari awal. Tetapi kan secara detailnya kita akan mulai pada bulan Desember. Mulai dari verivali data supaya datanya valid siapa yang akan kita bantu, supaya tepat sasaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Hero Walk, Tawarkan Kesempatan Penggemar Berinteraksi dengan Pembalap MotoGP

Setelah lauching, kata Hamdi, program ini akan dimulai secara serentak di 40 desa. Tetapi, sambung Hamdi, akan menunggu data dari BPS terlebih dahulu.

“Ya tentu kita tunggu dulu data desil satu dari BPS ya. Itu akan kita coba uji di lapangan terkait dengan apakah nama-nama yang di desil satu itu masih dalam kategori miskin ekstrem atau tidak,” ujarnya. (dik)

Berita Terkait

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok
‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH
‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair
‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok
‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI
‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai
‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia
‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:55

Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:54

Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:58

Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11

PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:10

Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:42

Langsung Terjun Bersama Industri, Program Hotel Management BINUS University Berikan Pengalaman Table Manner dan Operasional Hotel di Le Meridien, Jakarta

Berita Terbaru