Proyek Pembangunan Bunker Kedokteran Nuklir RSUD NTB Senilai Rp 10 Miliar Dibatalkan - Koran Mandalika

Proyek Pembangunan Bunker Kedokteran Nuklir RSUD NTB Senilai Rp 10 Miliar Dibatalkan

Selasa, 14 Oktober 2025 - 08:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, Lalu Herman Mahaputra menyatakan bahwa proyek pembangunan bunker kedokteran nuklir di RSUD NTB, dibatalkan.

Ia menjelaskan pihaknya menghawatirkan akan terjadi masalah ke depan apabila proyek senilai Rp 10 miliar itu tidak dibatalkan.

“Mengingat waktunya karena kan nanti ini kan uang DAK ya. Itu kan kita sudah diberikan saran oleh BPKAD. Kalaupun dilanjut, nanti pada proses pembayarannya itu sudah lewat waktu. Daripada bermasalah, kita juga meminta karena pendampingan kita dari teman kejaksaan. Kita batalkan,” kata Jack sapaan akrabnya, Senin (13/10).

Meski begitu, proyek tersebut masih dapat dianggarkan di tahun berikutnya. Mengingat bunker tersebut sangat dibutuhkan.

“Butuh, tapi kan Insya Allah tahun depan bisa dianggarkan. Kita udah lapor ke Bappeda,” lanjut Jack.

Dia mengungkapkan sebelumnya proyek tersebut sudah masuk di APBD bahkan sudah dilakukan proses lelang.

“Sudah lelang, sudah lelang pertama gagal, kemudian dilelang lagi, terus kita rapat dengan BPKAD, bahwa kalaupun nanti ada pemenang dan dikerjakan, waktu pembayarannya itu yang sudah melewati batas. Lah terus, kalau melewati batas siapa yang bayar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Transaksi UMKM Tembus Rp 1 Miliar, Perputaran Uang pada MotoGP 2025 Terlihat Nyata

Namun, apakah proyek ini batal lantaran sedikitnya minat dari kontraktor? Jack menjawab, tidak.

“Gak lah, tetap aja kan banyak peminatnya. Tapi karena memang tidak tahu namanya juga lelang ya. Ada yang begitu ada yang begini, biasa,” jawabnya. (dik)

Berita Terkait

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026
PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan
Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional
Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK
DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47