Rp 22 Miliar Per Kampung, NTB Gencarkan Pembangunan di Tiga Lokasi KNMP - Koran Mandalika

Rp 22 Miliar Per Kampung, NTB Gencarkan Pembangunan di Tiga Lokasi KNMP

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Tiga lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di NTB, kini tengah dalam proses pembangunan. Kampung Nelayan ini merupakan Program prioritas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Adapun tiga lokasi yang dimaksud ialah Pulau Bungin di Kabupaten Sumbawa, Desa Ekas Buana di Kabupaten Lombok Timur, dan Desa Bilelando di Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Muslim mengatakan pembangunan tersebut disesuaikan dengan pontensi di masing-masing wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada pembangunan perbaikan dermaga mungkin. yang kedua mungkin ada pabrik es, ada SPBN. Di targetkan ya mudah-mudahan Desember ini sudah selesai,” kata Muslim usai melakukan pertemuan dengan Gubernur NTB, Senin (13/10).

Baca Juga :  Sultan ke-XIV Bima Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Pemprov NTB Adakan Tasyakuran

Dia menyebut, jumlah anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat untuk Program Kampung Nelayan Merah Putih ini sebesar Rp 22 miliar per kampung. Dana tersebut bersumber dari kebijakan efesiensi anggaran Presiden Prabowo Subianto, yang kemudian diarahkan ke program tersebut.

“Rata-rata di atas Rp 22 miliar. Itu dana bagian dari dananya Pak Prabowo yang dikatakan efisiensi apa semua kan, diarahin ke situ (KNMP),” kata Muslim,

Muslim menjelaskan Kampung Nelayan Merah Putih ini dibentuk salah satunya untuk memastikan bisnis di wilayah tersebut tetap berjalan dan tanpa kendala.

Baca Juga :  Tips Aman saat Angin Kencang, Pengendara Wajib Tahu

“Untuk mempermudah akses masyarakat dalam meningkatkan kapasitas sekaligus memastikan pelayanan terhadap kegiatan usaha di wilayahnya bisa dipertahankan,” jelasnya.

Muslim membeberkan sebanyak 23 desa tengah diusulkan masuk ke dalam program prioritas tersebut.

“Kita lagi mengusulkan lagi sekarang sekitar dua puluh tiga desa baru,” bebernya.

Harapannya, dengan adanya program ini desa-desa tersebut dapat lebih mandiri ke depannya.

“Tadi pak gubernur memberikan arahan bahwa, kalau fisiknya sudah tersedia mungkin penguatan kapasitas kelembagaan dan personal masing-masing di situ itu menjadi ranahnya pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten,” harapnya. (dik)

Berita Terkait

Pemprov NTB dan Komisi VII Perkuat Sinergi Dorong Transformasi Ekonomi Daerah
Sekda NTB Buka Suara Soal Isu Defisit Anggaran Rp300 Miliar, Pastikan Nasib ASN
Jangan Biarkan Risiko Mengendalikan Pemerintah
NTB Selangkah Lagi Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN
Pembukaan Pelatihan Magang ke Jepang 2026, Gubernur Iqbal Tekankan Etos Kerja Tinggi
20 Warga Masbagik Terima Bantuan Ayam Petelur, Bank NTB Syariah Perkuat Ekonomi Desa
IFW 2026, Wagub NTB Tampil Memukau dengan Busana Tenun Daerah
Gubernur Iqbal Sambut Baik KNMP, Nelayan Tak Lagi Bergantung pada Tengkulak

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:02

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:02

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:02

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:02

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:02

K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:02

Main Bareng Anabul Di Grand Galaxy Park yang Cat Friendly

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:02

Lawan DBD Bersama, Godrej Perkuat Kesadaran dan Pencegahan Berbasis Komunitas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:02

CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono Luncurkan Seri “Catatan Sang Petambak Udang”, Bagikan Pengalaman Lapangan Lewat Tiga E-Book Gratis

Berita Terbaru