Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memastikan bahwa selebaran bertuliskan “Bazar Tembakau Rakyat NTB” yang beredar di masyarakat itu tidak benar.
Pada selebaran itu, disebutkan lokasi bazar bertempat di Kantor Gubernur NTB, tanggal 15 September 2025.
Selain itu, tertulis juga ajakan kepada petani untuk membawa tembakau minimal 10 bal dan akan dilakukan pembelian langsung oleh Gubernur NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Yusron Hadi menegaskan tidak ada bazar seperti yang disebutkan.
“Bahwa terkait adanya flyer yang beredar tentang ‘Bazaar Tembakau Rakyat NTB’ dapat kami klarifikasi bahwa tidak ada bazar sebagaimana disebutkan,” kata Yusron, Rabu (10/9).
Dia melanjutkan, Pemerintah NTB juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah penggiat tembakau.
“Pemerintah melalui dinas terkait juga sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah penggiat tembakau guna meminta masukan mengenai situasi harga tembakau saat ini yang tidak menguntungkan petani,” lanjut Yusron.
Pemerintah telah menyiapkan langkah cepat untuk meminimalisir dampak tersebut.
“Dari pertemuan-pertemuan tersebut pemerintah provinsi telah menyiapkan sejumlah langkah cepat yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak situasi tersebut,” ujar Yusron.
Masyarakat diharapkan waspada dan berhati-hati dengan selebaran atau berita bohong semacam ini. (*)












