Soal Utang Penyelenggara MXGP Rp 799 Juta ke RSUD NTB, dr. Jack Serahkan ke Pemprov - Koran Mandalika

Soal Utang Penyelenggara MXGP Rp 799 Juta ke RSUD NTB, dr. Jack Serahkan ke Pemprov

Rabu, 12 November 2025 - 11:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soal Utang Penyelenggara MXGP Rp 799 Juta ke RSUD NTB, dr. Jack Serahkan ke Pemprov

Koran Mandalika, Mataram- Penyelenggaraan Event Kejuaraan Balap MXGP kini hanya menyisakan utang di berbagai pihak, salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, penyelenggara event yakni PT Samota Enduro Gemilang (SEG) belum membayar biaya pelayanan kesehatan kepada RSUD NTB.

Direktur RSUD NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra atau akrab disapa dr. Jack menjelaskan bahwa terkait masalah pembayaran pelayanan kesehatan tersebut ia menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi NTB.

“Nanti kita serahkan di pemprov,” kata dr. Jack, Rabu (12/11).

Untuk itu, pihak RSUD NTB enggan untuk mengurus masalah tersebut terlalu jauh. Selain itu, persoalan tersebut juga tengah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.

“Itu udah di kejaksaan, kok. Saya serahkan di pemprov. Gak ada urusan sama itu,” ujar dr. Jack.

Baca Juga :  Koordinasi Pemprov NTB dan BNPB: Bantuan Bencana Banjir di Tiga Provinsi Segera Disalurkan

Diketahui, dalam surat yang dikirim RSUD NTB, kepada PT Samota Enduro Gemilang, tanggal 5 Mei 2025, dicantumkan tagihan pelayanan kesehatan sebesar Rp 799.994.000.

Hal itu berdasarkan hasil temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tentang pembayaran kalim pelayanan kesehatan tahun 2024.

Selanjutnya, pada surat tersebut, oleh pihak RSUD NTB, PT Samota Enduro Gemilang, diminta untuk membayar biaya pelayanan tersebut pada minggu pertama bulan Mei 2025. (dik)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri
Perluas Ekosistem Transaksi Digital, Bank NTB Syariah Dekatkan Layanan Perbankan kepada Masyarakat Dompu

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 08:02

Bank Mandiri Taspen Ajak Nasabah Pensiunan Hidup Sehat dan Aktif Melalui Program Mantap Bergerak di Ngawi

Minggu, 1 November 2026 - 04:02

DARI PANGGUNG MODEL KE LAYAR LEBAR: TASYA, REMAJA TULI BERPRESTASI YANG MENEMBUS DUNIA PERFILMAN

Minggu, 1 November 2026 - 00:02

Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

LRT Jabodebek Hadirkan Hiburan Musik Gratis di Stasiun, Perkaya Pengalaman Perjalanan Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

Antisipasi Penyebaran Nyamuk, LRT Jabodebek Lakukan Fogging di Sejumlah Area Operasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

ASHTA DISTRICT 8 Perluas Pengalaman Seni bersama Ganara Art Space

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:02

Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

Berita Terbaru