Terobosan Mahasiswa KKN Unram di Desa Setiling: Sulap Kotoran Sapi jadi Biogas - Koran Mandalika

Terobosan Mahasiswa KKN Unram di Desa Setiling: Sulap Kotoran Sapi jadi Biogas

Kamis, 6 Februari 2025 - 21:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN Unram di Desa Setiling saat launching instalasi biogas (istimewa)

Mahasiswa KKN Unram di Desa Setiling saat launching instalasi biogas (istimewa)

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Gas elpiji 3 kilogram terancam langka. Mahasiswa KKN Unram berikan solusi inovatif bagi masyarakat terpencil di Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah.

Kelangkaan serta pembatasan pembelian gas elpiji 3 kg yang dirasakan saat ini memerlukan suatu langkah krusial untuk menyikapi hal tersebut.

Salah satu strategi inovatif untuk menyikapinya adalah melalui penggunaan instalasi Biogas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain berguna bagi masyarakat, bahan yang diperlukan juga mudah diperoleh, terutama di wilayah pedesaan, yaitu (kompor) berbahan kotoran sapi,” kata Kepala Pusat KKN UNRAM, Dr. Ir. Misbahuddin, ST., MT., IPU, saat menghadiri launching instalasi biogas di Desa Setiling, Selasa (5/01/2025).

Peresmian ini juga sebagai tindak lanjut pengembangan Kerja sama antara mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram, Kelompok Wanita Rani Senamian, dan Yayasan Rumah Energi.

Menurut Dr. Misbahuddin, instalasi biogas ini nantinya sangat berguna bagi masyarakat.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan Bunker Kedokteran Nuklir RSUD NTB Senilai Rp 10 Miliar Dibatalkan

“Terlebih seperti yang kita lihat saat ini harga gas elpiji yang lumayan meningkat. Sehingga ke depannya pemanfaatan instalasi biogas ini akan memiliki banyak peminat karena berbahan dasar mudah didapat,” ujar Dr. Misbahuddin.

Dia menambahkan, kotoran sapi ini merupakan salah satu penghasil gas metana (CH4) yang merupakan gas rumah kaca yang dapat menyebabkan pemanasan global.

Oleh karena itu, biogas ini dapat mengurangi pelepasan gas metana ke udara dan dapat menjadi antisipasi pencegahan perubahan iklim.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Unram yang juga sebagai ketua kelompok KKN , Lalu Dodi Nike Lauda memaparkan pihaknya mencoba untuk mendukung pengembangan energi terbarukan, sekaligus pemberdayaan masyarakat di Desa Setiling.

“Biogas adalah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah energi dan limbah di desa ini,” kata Lalu Dodi.

Baca Juga :  Pak Gubernur, Kondisi Jalan Depan Pasar Renteng Makin Parah

“Kehadiran biogas tidak hanya memberikan manfaat energi, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat”, ujar Lalu Dodi menambahkan.

Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram di Desa Setiling berharap biogas dapat menjadi sumber energi yang berkelanjutan dan mandiri bagi masyarakat.

Acara peresmian ini juga dirangkaikan dengan demonstrasi penggunaan instalasi biogas oleh mahasiswa KKN PMD Unram.

Pihaknya sangat mengapresiasi semangat gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak. Dia berharap biogas di Desa Setiling dapat menjadi contoh sukses bagi daerah lain dalam memanfaatkan energi terbarukan untuk kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, kegiatan pengembangan instalasi biogas untuk kegiatan kelompok wanita tani ini merupakan kontribusi mahasiswa KKN terhadap beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan global (SDGs).

Di antara tujuan tersebut ialah SDG 5 kesetaraan gender, SDG 7 energi terbarukan dan terjangkau, dan SDG 13 penanganan perubahan iklim. (*)

Berita Terkait

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo
Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur
Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah
‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB
Jelang Lebaran, Gubernur Iqbal Tinjau Sistem Penjualan Tiket dan Fasilitas di Terminal Mandalika
Pastikan Pasokan Cabai Tercukupi, Pemprov NTB Siapkan Program Penguatan Produksi
Masyarakat Temukan Roti MBG Berjamur, BBPOM Mataram Periksa SPPG di Lombok Barat
Jaksa Abaikan Dalil Eksepsi, Minta Hakim Tolak Keberatan Tiga Terdakwa DPRD NTB

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:55

Sinergi Strategis PPBK Jakarta 1: Perkuat Peran Agen BRILink demi Akselerasi Ekonomi Mikro 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:51

AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital Menjadi Bisnis Berpendapatan Berkelanjutan

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:51

Telkom AI Center Makassar Gelar Mini Demo Day Tampilkan Solusi AI untuk Otomasi Workflow UMKM

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:29

Mudik Aman Berbagi Harapan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berangkatkan Peserta Mudik Bersama 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:22

Praktik Manipulasi Pasar yang Perlu Diketahui Investor

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:17

Dua Hari Posko Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 60 Ribu Pelanggan

Senin, 16 Maret 2026 - 13:52

Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas

Senin, 16 Maret 2026 - 13:32

Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat

Berita Terbaru