TNGR Dalami Penyebab Kebakaran Hutan Rinjani, Aktivitas Pendakian Aman - Koran Mandalika

TNGR Dalami Penyebab Kebakaran Hutan Rinjani, Aktivitas Pendakian Aman

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran hutan di kawasan Gunung Rinjani.

Kepala BTNGR, Yarman mengatakan timnya masih berada di lokasi kebakaran untuk mengumpulkan data.

“Masih tim saya lagi proses juga, ke sana juga lihat mencari-cari barang bukti atau apa segala kan mencari data di lapangan. Lagi di lapangan mereka (tim),” kata Yarman saat dikonfirmasi via telepon, Senin (20/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya belum dapat memastikan apakah penyebab terjadinya kebakaran disebabkan oleh aktivitas masyarakat atau faktor lain.

“Kita belum tahu, artinya itu kan dia lokasinya itu berbatasan dengan lahan masyarakat. Artinya, HPL (Hak Pengelolaan Lahan) kan, artinya memang kalau ada kita lihat aktivitas masyarakat di situ bisa jadi berburu atau membuka lahan atau apa dengan cara membakar kan, itu. Nah ini kita masih lagi proses mengecek di lapangan itu,” ujar Yarman.

Baca Juga :  Dewan Muazzim Sebut Banyak PMI Ilegal di NTB Akibat Proses Penempatan Kerja Lamban

Menurutnya, faktor cuaca juga berpotensi menyebabkan kebakaran. Yarman mengimbau kepada warga agar menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

“Ya memang itu saya bilang sebenarnya lagi panas-panasnya. Cuaca panas dan angin kencang sehingga memang itu potensi untuk kebakaran cukup tinggi. Nah ini kita mengharapkan masyarakat menghindari resiko-resiko terjadi kebakaran dalam kawasan hutan gitu loh. Kalau ada temukan titik api segera melapor ke kita supaya kita segera padamkan begitu,” ucapnya.

Dia menuturkan jumlah personel yang diturunkan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Terlebih, tim Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhutla) Wilayah Jawa Nusra juga siap diturunkan.

Baca Juga :  TNGR Belum Bisa Pastikan Soal Jumlah Asuransi Pendaki Tewas di Rinjani

“Pada prinsipnya kami kayak kemarin sekitar hampir 40-an kemarin yang di lapangan itu. Kapan saja mereka kan bisa, kita punya masyarakat peduli api juga di lapangan juga siap kan. Tergantung kebutuhan kita kalau memang ini kita bisa drop dari teman-teman dari Dalkarhut Jawa Nusa Tenggara kan ada di sini juga posisi,” tuturnya.

Dikatakannya, lokasi kebakaran jauh dari jalur pendakian, sehingga tidak sampai mengganggu aktivitas para pendaki.

“Jauh dari lokasi (pendakian). Lahan yang terbakar juga semak belukar atau rumput-rumputan apa segala. Memang potensi kebakaran cukup tinggi di situ. Kena angin sedikit kencang, cepat itu. Lalu itu jauh kalau lokasinya dari jalur pendakian. Mudah-mudahan tidak ada di situlah,” tandasnya. (dik)

Berita Terkait

Pembukaan MTQ NTB Sukses Digelar, Gubernur Iqbal: Sebagai Warga Loteng Saya Bangga
Tiga Ribu Peserta dari Berbagai Kontingen Turut Meriahkan Pawai Taaruf MTQ NTB 2026
Grand Launching Asosiasi Beef NTB, Dorong Peternakan Modern dan Libatkan Generasi Muda
LPA Beberkan Kronologi Dugaan Pembakaran Santri oleh Kakak Kelasnya di Lombok Tengah
Gubernur Iqbal Optimistis Lampaui Target BPK, Utang BLUD Tuntas 100 Persen
Transformasi Tata Kelola Keuangan Pemprov NTB Kian Jelas, BPK Beri Apresiasi
Kebakaran di Kawasan Savana Propok Dipastikan Padam, 98 Hetare Lahan Hangus
MTQ NTB 2026 Padukan Syiar Islam dan Budaya dalam Panggung Spektakuler

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00

Kenalkan Solusi Praktis Penanganan Kerusakan Jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Gelar Presentasi Travoy Patch kepada BPJN Sulawesi Utara

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:00

Perluas Perspektif Global Mahasiswa DKV, BINUS University @Semarang Hadirkan Program Twin Class Internasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:01

Warga Bekasi dan Cibubur Bisa Manfaatkan LRT Jabodebek untuk Akses ke Jakarta Fair 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:01

Mineral Strategis Indonesia Jadi Mesin Pendongkrak Daya Saing Industri

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:01

Lewat Program PFsains, Pertamina Jembatani Inovasi Faspol BRIN untuk Pengelolaan Sampah di Bantul

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00

FLOQ: Geopolitik Timur Tengah dan Arus Keluar ETF Kripto Berpotensi Menentukan Arah Bitcoin pada Juni 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00

K Mall Perkuat Destinasi Lifestyle dengan Kehadiran Ranch Market

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00

Mengapa Tanggal Jatuh Tempo Pinjaman Perlu Menjadi Perhatian?

Berita Terbaru