Presiden Prabowo Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih, NTB Siapkan 3 Desa Percontohan - Koran Mandalika

Presiden Prabowo Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih, NTB Siapkan 3 Desa Percontohan

Senin, 21 Juli 2025 - 16:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bilelando. Koperasi di desa ini merupakan salah satu percontohan di NTB (Ahmad Sakurniawan/Koran Mandalika)

Suasana peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bilelando. Koperasi di desa ini merupakan salah satu percontohan di NTB (Ahmad Sakurniawan/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Mataram – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Minggu 21 Juli 2025 dan disaksikan serentak oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Di wilayah NTB, launching KDMP dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal di Desa Kekeri, Lombok Barat, yang merupakan salah satu desa mockup (percontohan) di NTB. Selain Kekeri, ada dua lainnya yang menjadi mockup di NTB, yakni Desa Kembang Kuning, Lombok Timur dan Desa Bilelando, Lombok Tengah.

Iqbal menyampaikan, dengan adanya tiga desa mockup diharapkan akan menjadi langkah awal pemerataan Koperasi Desa Merah Putih di NTB.

“Mudah-mudahan denga tiga mockup yang kita buat di NTB ini, di Kembang Kuning, di Kekeri dan di Bilelando ini mudah-mudahan ini jadi model dulu. Kita perlu model dulu supaya yang lain supaya yang lain bisa mencontoh nantinya,” kata Iqbal.

Meski begitu, Iqbal menjelaskan masih ada tantangan yang harus dihadapi pemerintah ke depannya.

“Tantangannya adalah bagaimana mengidentifikasi potensi-potensi lokal yang dimiliki oleh masing-masing Kopdes ini,” jelasnya

Dia menuturkan, pemerintah Provinsi NTB akan terus melakukan pendampingan bagi setiap desa yang baru memulai program ini.

Baca Juga :  100 Persen Kopdes Merah Putih di NTB Berbadan Hukum

“Intinya di pendampingan nanti. Jadi Kadis Koperasi baik di provinsi maupun di kabupaten/kota insyaallah akan terus mendampingi teman-teman ini,” tutur Iqbal.

Iqbal menegaskan, KDMP yang telah terbentuk di NTB seluruhnya sudah berbadan hukum. Namun, pihaknya masih menunggu arahan pusat terkait dengan bisnis yang akan dijalankan.

“Kita menunggu arahan dari pusat nanti model bisnisnya seperti apa, tetapi yang jelas sekarang sudah terbentuk yang 1.166 sudah terbentuk, semua sudah berbadan hukum itu yang terpenting,” tegasnya. (Dik)

Berita Terkait

Pergerakan Ekonomi NTB Tunjukan Tren Positif, BPS Mencatat Nilai Ekspor Meningkat
Dari NTB ke Dunia: Bank NTB Syariah Sukses Hadirkan QRIS Cross Border untuk Transaksi Internasional
PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput
Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu
Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas
Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital
DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah
Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00

Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00

Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00

Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:00

Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:01

Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00

Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:00

Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

Berita Terbaru