Koran Mandalika, Mataram- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan kondisi sejumlah WNI asal NTB yang berada di Iran.
Iqbal menyampaikan jumlah WNI tersebut lebih dari sepuluh orang. KBRI saat ini telah melakukan pendataan serta pemantauan.
”Mungkin lebih, enggak hanya sepuluh (WNI asal NTB). Tapi semua yang terdata oleh KBRI sudah terpantau oleh KBRI dan sudah ada komunikasi juga dengan KBRI,” kata Iqbal, Sabtu (7/3).
Iqbal menyarankan untuk tetap melakukan komunikasi dengan KBRI.
”Banyak yang WhatsApp saya juga, makanya saya sarankan tetap jaga komunikasi dengan KBRI,” lanjut Iqbal.
Dia menjelaskan pemerintah daerah (pemda) tidak dapat memberikan tindakan langsung. Sepenuhnya merupakan kewenangan KBRI.
”Pemda enggak bisa ngapa-ngapain, itu wilayah asing. Yang bisa melakukan tindakan hanya KBRI kita,” jelasnya.
Hasil komunikasi dengan KBRI, Iqbal mengatakan, kondisi di beberap titik memang mencekam. Namun, di titik lain masih aman.
”itu sudah keahliannya KBRI, mereka sudah punya SOP mana daerah aman mana daerah tidak aman. Nanti ada pergeseran ke daerah aman terdekat,” kata Iqbal.
Dia menuturkan dengan jumlah WNI yang tidak sedikit, pemerintah tidak bisa melakukan pemulangan secara mendadak.
”Karena ini masalah kolektif WNI bersama-sama di negara itu (Iran). Yang terbaik ngikutin cara KBRI masing-masing. Ndak mungkin KBRI mengurusi orang per-orang,” tutur Iqbal. (dik)






