CSR Hijau Tak Hanya Soal Alam, Tapi Juga Kesejahteraan Sosial - Koran Mandalika

CSR Hijau Tak Hanya Soal Alam, Tapi Juga Kesejahteraan Sosial

Senin, 16 Juni 2025 - 14:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 16 Juni 2025 — Di tengah isu kerusakan lingkungan yang terus meluas, muncul kisah-kisah perubahan dari desa-desa hutan yang bertransformasi bukan hanya secara ekologis, tapi juga sosial dan ekonomi. LindungiHutan, sebuah startup konservasi berbasis komunitas, telah menjadi katalis perubahan di berbagai daerah pesisir dan hutan kritis di Indonesia, salah satunya di Desa Kartikajaya, Kendal, Jawa Tengah.

Adalah Pak Sururi, seorang petani sekaligus penjaga kawasan mangrove di Kartikajaya, yang menjadi representasi nyata dari dampak sosial program penanaman. Dulu, kawasan pesisir ini sering dilanda banjir rob dan abrasi parah. “Kami tidak tahu harus berbuat apa. Tapi setelah belajar tentang mangrove dan mulai menanam bersama LindungiHutan, semuanya berubah perlahan,” ujar Pak Sururi.

Kini, dengan lebih dari 50.000 bibit yang telah ditanam di kawasan tersebut, masyarakat mulai merasakan manfaat langsung, mulai dari tanah yang kembali subur, penghasilan tambahan sebagai penjaga hutan, hingga terbukanya ruang edukasi dan kunjungan untuk publik. Pak Sururi juga rutin memberikan edukasi kepada generasi muda agar peduli terhadap lingkungan, membuktikan bahwa konservasi bisa menjadi warisan lintas generasi.

Cerita serupa terjadi pula di daerah lain, seperti Tapak di Semarang dan Wonorejo di Surabaya, di mana proyek konservasi LindungiHutan turut menghidupkan ekonomi lokal. Warga terlibat tidak hanya sebagai penanam pohon, tapi juga dalam aktivitas seperti pelatihan green skill, pengembangan UMKM berbasis lingkungan, dan ekowisata edukatif.

Menurut CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani, pendekatan yang dilakukan selalu berbasis kebutuhan lokal. “Kami percaya masyarakat adalah garda terdepan pelestarian lingkungan. Ketika mereka berdaya dan dilibatkan sejak awal, perubahan tidak hanya terjadi di alam, tapi juga dalam kehidupan mereka,” jelasnya.

Baca Juga :  Bayar Pajak Tahunan Mempengaruhi Harga Kendaraan Saat di Jual?

Hingga pertengahan 2025, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon, melibatkan 120+ lebih relawan, serta berkolaborasi dengan ratusan mitra dari sektor swasta, komunitas, hingga lembaga pendidikan. Proyek ini bukan hanya menyasar restorasi ekosistem, tetapi juga memperkuat solidaritas, membuka lapangan kerja hijau, dan membangun budaya peduli lingkungan dari akar rumput.

“Yang kami tanam bukan hanya pohon, tapi harapan,” kata Pak Sururi. Dan harapan itu kini tumbuh kokoh bersama akar-akar mangrove di desa pesisir Indonesia.

Berita Terkait

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya?
Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon
Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya
Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji
PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026
BRILiaN Culture Festival BRI Region 6, Lomba Bola Voli Jadi Ajang Perkuat Kekompakan Pekerja
Lewat BRILiaN Culture Festival, BO Segitiga Senen Tumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Kerja
Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28

Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:12

Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:42

Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:01

Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:53

Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:05

Sekda Lombok Tengah Dipanggil Jaksa, Pemeriksaan Berkaitan dengan Kasus Dump Truck?

Selasa, 28 April 2026 - 08:42

Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolres Lombok Tengah: Jangan Cepat Puas!

Berita Terbaru

Teknologi

Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:02

Teknologi

PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:02