Dikes Lombok Tengah Catat 62 Kasus HIV Sepanjang 2024 - Koran Mandalika

Dikes Lombok Tengah Catat 62 Kasus HIV Sepanjang 2024

Jumat, 3 Januari 2025 - 11:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi virus HIV

Ilustrasi virus HIV

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Tengah mencatat kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) tergolong cukup tinggi. Menyentuh angka 578 kasus sejak 2003 hingga 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah Suardi menyebut terjadi penambahan 62 kasus HIV sepanjang 2024.

“Kemungkinan bertambah tetap ada selama tidak dilakukan upaya pencegahan,” kata Suardi, Jumat (3/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, pihaknya mengaku tetap melakukan upaya pencegahan.

Baca Juga :  2023, Kasus DBD di Lombok Tengah Meningkat

Dia menekankan, masyarakat harus lebih memperhatikan kesehatan terutama dalam melakukan hubungan dengan pasangan.

“Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan hubungan hanya dengan pasangan. Tidak menggonta-ganti pasangan. Menggunakan alat pelindung diri bagi pasangan yang positif HIV, dan jangan bergantian menggunakan jarum suntik bagi pelaku narkoba,” beber Suardi.

Suardi menekankan tidak tertutup kemungkinan juga tenaga kesehatan (Nakes) bisa terjangkit oleh virus ini.

“Bagi tenaga kesehatan wajib menggunakan pelindung saat melayani pasien dengan HIV,” imbuh Suardi.

Baca Juga :  Pasien Puji Setinggi Langit Pelayanan VIP RSUD Praya

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (BP2KL) Dinas Kesehatan Lombok Tengah Lalu Putrawangsa mengatakan banyak faktor yang menjadi penyebab masyarakat terpapar virus HIV.

Faktornya antara lain, perilaku seks seperti berganti pasangan, perilaku seks sesama jenis, pengunaan jarum suntik untuk pengguna narkoba, dan penularan dari ibu ke bayinya.

“Tapi ada juga faktor lain,” ujar Putrawangsa. (dik/wan)

Berita Terkait

Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)
Libatkan 7 Sekolah, BBPOM Mataram Gelar Bimtek Keamanan Pangan di Sekolah Batch 2
BBPOM Mataram Siap Dampingi Pengusaha Disabilitas Miliki Izin Edar
BBPOM Mataram Pastikan Keamanan Pangan Bagi Kelompok Disabilitas
Siap Naik ke Tipe B, RS Manambai Butuh Dokter Subspesialis, Pemprov Diminta Siapkan Insentif
Kasus TBC di NTB Cukup Tinggi, Ayo Pakai Masker!
Resmikan Klinik Asy-Syifa Qomarul Huda, Menkes Harap jadi Pusat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Pernikahan Anak di Lombok Tengah Viral, Menkes: Ancaman Bagi Keturunannya

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru