Gubernur Iqbal Perkuat Posyandu, Kader Jadi Ujung Tombak - Koran Mandalika

Gubernur Iqbal Perkuat Posyandu, Kader Jadi Ujung Tombak

Selasa, 1 September 2026 - 17:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Barat – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan penguatan Posyandu harus dimulai dari dua hal yang paling menentukan kualitas pelayanan: kader yang kompeten dan dukungan sarana yang memadai. Karena itu, pemerintah daerah akan memperkuat kapasitas kader sekaligus memastikan kebutuhan dasar pelayanan Posyandu tersedia secara lebih merata.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat mengunjungi Posyandu Wana Tirta di Dusun Sesaot Timuk, Desa Sesaot, Lombok Barat, Selasa (1/9/2026), usai meninjau SMA Negeri 1 Lingsar. Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal.

Di hadapan para kader, Gubernur menyampaikan apresiasi atas pengabdian mereka yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari pelayanan masyarakat di tingkat paling dekat dengan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka ini rata-rata sudah lama sekali. Tadi saya bertemu dengan kader yang sudah 43 tahun mengabdi. Dulu bahkan tidak digaji. Ini adalah simbol kerelawanan masyarakat kita,” ujar Iqbal.

Menurutnya, keberadaan kader Posyandu tidak dapat dipandang sekadar sebagai pelaksana kegiatan rutin. Mereka merupakan kekuatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menjadi salah satu fondasi pelayanan dasar, terutama dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga :  WFH Bagi ASN Pemprov NTB, Aka: Jangan Sampai Mengurangi Kualitas Layanan

Dalam pertemuan tersebut, Koordinator Kader Posyandu Wana Tirta Eni Usmawati menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan, terutama keterbatasan dan kerusakan alat pengukuran. Peralatan untuk mengukur berat badan, panjang dan tinggi badan menjadi kebutuhan penting karena berkaitan langsung dengan kualitas pemantauan pertumbuhan anak.

“Fasilitas kesehatan banyak yang rusak, khususnya alat pengukuran panjang, tinggi badan dan berat badan. Ini sangat berkaitan dengan akurasi data,” kata Eni.

Mendengar aspirasi tersebut, Gubernur Miq Iqbal memberikan respons langsung dengan menjanjikan dukungan berupa Posyandu kit. Sebanyak tiga set alat kesehatan akan diberikan terlebih dahulu kepada Posyandu yang membutuhkan, sementara pemenuhan kebutuhan lainnya akan dilakukan secara bertahap.

Selain sarana, penguatan kapasitas kader juga menjadi perhatian. Gubernur mengarahkan agar peningkatan pengetahuan kader terus dilakukan, termasuk melalui pelatihan yang berkaitan dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Kalau kita ingin pelayanan Posyandu semakin baik, kadernya harus diperkuat. Bukan hanya alatnya yang kita lengkapi, tetapi juga pengetahuan dan kemampuan kader,” ujarnya.

Gubernur menjelaskan, penguatan kader juga perlu ditempatkan dalam kerangka kebijakan yang lebih berkelanjutan. Salah satu langkah yang disiapkan Pemprov NTB adalah mengintegrasikan dukungan bagi kader Posyandu ke dalam Program Desa Berdaya Transformatif mulai 2027.

Baca Juga :  PPP NTB Pecah! Muzihir dan Akri Saling Copot Jabatan di Paripurna DPRD

Melalui skema tersebut, pemerintah akan mendorong dukungan pendanaan bagi minimal satu kader Posyandu di setiap desa untuk menopang kebutuhan operasional sekaligus memperkuat keberlanjutan pengabdian mereka.

Menurut Miq Iqbal, langkah tersebut penting di tengah keterbatasan fiskal desa dan semakin besarnya porsi anggaran yang telah diarahkan untuk kebutuhan tertentu. Karena itu, diperlukan strategi lintas program agar pelayanan dasar di tingkat masyarakat tetap dapat berjalan dan berkembang.

Di sisi lain, Ketua TP PKK NTB Sinta Agathia M. Iqbal bersama jajaran Bunda Posyandu NTB juga menyiapkan penguatan sistem pendataan berbasis digital. Aplikasi tersebut akan digunakan untuk memetakan kondisi sarana Posyandu, termasuk alat yang rusak atau belum tersedia, sehingga kebutuhan dapat diketahui secara lebih akurat dan penanganannya lebih tepat sasaran.

Kunjungan ke Posyandu Wana Tirta memperlihatkan bahwa penguatan pelayanan dasar tidak selalu dimulai dari kebijakan besar. Ia dapat dimulai dari hal yang sangat konkret: memastikan kader dihargai, pengetahuan mereka diperkuat, dan alat yang mereka gunakan tersedia serta layak. Dengan cara itu, Posyandu tidak hanya hadir sebagai tempat pelayanan, tetapi tumbuh sebagai kekuatan masyarakat yang mampu menjaga kualitas kesehatan keluarga NTB. (*)

Berita Terkait

Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab
Raih Jamsostek Award 2026, Bank NTB Syariah Tunjukkan Kepedulian Nyata Bagi Pekerja Rentan
Atasi Kemacetan Rembiga, Miq Iqbal dan Bang Aji Mohan Turun Bersama
Perluas Ekosistem Digital, Pojok Bank NTB Syariah Resmi Sapa Pedagang Pasar Pagesangan
Sambut Puncak HKG PKK ke-54 : TP PKK NTB Gelar Berbagai Aksi Sosial Bagi Masyarakat
Pemprov NTB Bahas Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana
Oarfish Nongol, Gempa Menyusul? DKP NTB: Jangan Keburu Percaya Mitos
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:02

Selesaikan Project FS 10 ECRL Malaysia, PLN NPC Lengkapi Keberhasilan Proyek Global Pertama

Selasa, 1 September 2026 - 18:02

Dwi Andi Rohmatika (DA) Rampungkan Training Finance for Non Finance Manager, Perkuat Kapasitas 37 Profesional di PT Gawih Jaya dengan Sistem Terintegrasi AI

Selasa, 1 September 2026 - 17:02

Telkom AI Center Malang Dukung Pengembangan Skill Digital melalui Vibe Design with Canva AI

Selasa, 1 September 2026 - 17:02

NU Akui Bitcoin sebagai Aset, Babak Baru Kripto Indonesia?

Selasa, 1 September 2026 - 17:02

Punya Impian? Begini Cara Menjaganya agar Bisa Terwujud

Selasa, 1 September 2026 - 17:02

KAI Logistik Kelola 1,9 Juta Ton Barang pada Juli 2026, Angkutan Peti Kemas Tumbuh Tertinggi

Selasa, 1 September 2026 - 15:02

SMM Panel Indonesia Tonjolkan Legalitas dan Transparansi di Tengah Banyaknya Penyedia SMM Panel

Selasa, 1 September 2026 - 15:02

Beton Readymix Bersertifikasi Green Label Waskita Beton Precast Raih Penghargaan di Indonesia Property & Bank Awards XX 2026

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur Iqbal Perkuat Posyandu, Kader Jadi Ujung Tombak

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:23