IJU Serang Balik Kesaksian Nursalim: "Tidak Pernah Bertemu, Apalagi Jadi Jubir” - Koran Mandalika

IJU Serang Balik Kesaksian Nursalim: “Tidak Pernah Bertemu, Apalagi Jadi Jubir”

Kamis, 9 April 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Terdakwa Indra Jaya Usman (IJU) melontarkan bantahan keras terhadap kesaksian Kepala BPKAD NTB, Nursalim, dalam persidangan yang digelar Kamis (9/4/2026).

IJU secara tegas menyebut pengakuan Nursalim tidak sesuai fakta. Ia membantah pernah melakukan pertemuan, apalagi membahas program desa berdaya seperti yang disampaikan di hadapan majelis hakim.

“Saya tidak pernah bertemu dengan saksi, apalagi membahas program desa berdaya,” tegas IJU di persidangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, satu-satunya interaksi yang ia ingat dengan Nursalim hanyalah dalam forum resmi yang membahas struktur organisasi dan tata kerja (SOTK), bukan agenda lain di luar itu.

Baca Juga :  Samsul Qomar Abaikan Putusan Pengadilan Soal Utang Rehab KONI Rp 119 Juta

“Yang saya ingat hanya rapat SOTK, tidak ada pertemuan khusus seperti yang disebutkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, IJU juga menyentil keras pernyataan yang menyebut dirinya sebagai penghubung atau bahkan juru bicara.

“Apalagi disebut sebagai jubir, itu tidak benar,” katanya dengan nada keberatan.

Di sisi lain, Nursalim tetap pada keterangannya. Ia mengklaim pernah bertemu langsung dengan para terdakwa Indra Jaya Usman, Hamdan Kasim, dan M. Nashib Ikroman untuk menyampaikan terkait program Desa Berdaya.

“Saya diminta menyampaikan ke mereka bertiga, dan kami bertemu,” ujar Nursalim.

Baca Juga :  Tiga Remaja Nodai Dua Anak di Bawah Umur Saat Lebaran

Namun IJU kembali menegaskan penolakannya, menyebut klaim tersebut tidak berdasar dan tidak pernah terjadi.

Ia juga membantah keras label “jubir” yang disematkan kepadanya. IJU menilai, tidak ada relevansi antara dirinya dengan pemerintahan yang dimaksud.

“Penunjukan saya sebagai jubir itu tidak masuk akal. Saya tidak punya keterkaitan dengan pemerintahan Muhammad Iqbal,” tegasnya.

Pernyataan saling bertolak belakang ini semakin mempertegas adanya perbedaan tajam dalam kesaksian di ruang sidang yang kini menjadi sorotan dalam mengungkap fakta sebenarnya di balik perkara tersebut. (ed)

Berita Terkait

Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolres Lombok Tengah: Jangan Cepat Puas!
Dipimpin Kasat Narkoba IPTU Yudha, Jaringan Sabu di Loteng–Lotim Berhasil Diungkap
Kasus Gadai Mobil Fiktif di Lombok Tengah, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Kasus Dugaan Pemalsuan Surat di Praya Barat Diselidiki, Polisi Periksa Saksi dan Telusuri Bukti
Aksi Cepat IPTU Yudha Aditya Warman Ungkap Peredaran Sabu, 4 Terduga Diamankan
Dikejar Terdakwa, BKAD Ngaku Minta Izin Pimpinan DPRD soal Pemotongan Pokir
Giliran SPPI Desa Ketara Dilaporkan, Kuasa Hukum: Klien Kami Dirugikan Secara Moral dan Material
Eksepsi Nashib Ikroman: Penerima Gratifikasi Disebut Terang, Tapi Tak Diproses

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:00

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:00

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:00

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:00

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Cegah Pelecehan Seksual di Kereta Api

Berita Terbaru