KLAYD Tanam 815 Mangrove Dukung Pelestarian Lingkungan di Kawasan Hutan Mangrove Ambulu Kabupaten Cirebon - Koran Mandalika

KLAYD Tanam 815 Mangrove Dukung Pelestarian Lingkungan di Kawasan Hutan Mangrove Ambulu Kabupaten Cirebon

Jumat, 15 Maret 2024 - 10:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brand pakaian, KLAYD, turut berkontribusi dalam aksi penghijauan di pesisir Cirebon bersama LindungiHutan pada 2 Maret 2024.

Industri fashion di Indonesia semakin beragam dengan kehadirannya yang tidak mengedepankan kualitas tetapi juga memiliki komitmen yang kuat terhadap pelestarian lingkungan. 

KLAYD, salah satu brand fashion di Indonesia, senantiasa mengupayakan praktik keberlanjutan dalam setiap produksinya. Mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengolahan limbah yang memperhatikan dampak bagi lingkungan. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KLAYD menanam 815 bibit mangrove di Cirebon.

Dalam upaya mewujudkan komitmen untuk keberlanjutan dan mengurangi dampak dari perubahan iklim, KLAYD menggandeng LindungiHutan, startup yang bergerak dalam bidang pelestarian lingkungan, berkolaborasi bersama dalam proyek “One KLAYD One Tree”. Setiap pembelian item KLAYD akan ditanamkan satu pohon mangrove dalam proyek tersebut.

Baca Juga :  Teknologi Energi Terbarukan: Solusi Cerdas untuk Masa Depan Ramah Lingkungan

Dalam proyek “One KLAYD One Tree” berhasil mengumpulkan dan menanam 815 mangrove di Kawasan Hutan Mangrove di Kabupaten Cirebon (2/3). Proses penanaman pun melibatkan mitra petani dari Kelompok Tani Hutan Maju Jaya Hutan Mangrove Caplok Barong.

Kawasan Hutan Mangrove Ambulu di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon menyimpan potensi besar akan mangrove. Memiliki luasan mangrove 164,30 ha, mangrove di Desa Ambulu dapat dimanfaatkan untuk menjaga ekologi, menawarkan jasa lingkungan, dan manfaat turunan lainnya.

Di wilayah pesisir mangrove bermanfaat sebagai benteng alami pencegah abrasi, erosi, hingga tsunami. Keberadaan mangrove sebagai penyedia unsur hara, habitat makhluk hidup, penjaga kestabilan iklim mikro, dan penyerap emisi karbon.

Baca Juga :  Craftopia Ride the Vibes: Menguji Adrenalin, Menghidupkan Passion Skateboard

Inisiasi penghijauan One KLAYD One Tree, berhasil menanam 815 bibit mangrove di kawasan Hutan Mangrove Ambulu.

Aksi ini tidak berhenti untuk memberikan dampak positif pada lingkungan saja, tetapi juga memberikan dampak kepada masyarakat lokal. KLAYD membantu perekonomian bagi masyarakat lokal yang terlibat sebagai penyedia bibit mangrove untuk penanaman. Proyek bersama LindungiHutan ini merupakan salah satu dari kegiatan peduli lingkungan dan sosial yang telah dilaksanakan KLAYD. 

LindungiHutan menyediakan jasa penanaman pohon untuk brand dan perusahaan secara mudah, transparan, dan berkelanjutan. Memiliki 50 lokasi penghijauan yang tersebar di Indonesia. Untuk berkerja sama, silakan hubungi https://lindungihutan.com/kontakkami.

Berita Terkait

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka
Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA
Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur
Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu
Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa
PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru