Komitmen Edukasi Blockchain dan Web3, Bittime Hadir Sebagai Mentor Indonesia On-Chain - Koran Mandalika

Komitmen Edukasi Blockchain dan Web3, Bittime Hadir Sebagai Mentor Indonesia On-Chain

Senin, 25 November 2024 - 19:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 25 November 2024 – Komitmen genjot literasi teknologi blockchain dan Web3, Bittime, platform crypto exchange yang resmi terdaftar di Indonesia, hadir sebagai mentor di Indonesia On-Chain.

Dalam program Indonesia On-Chain, Bittime akan diwakili oleh Chief Marketing Officer (CMO) Immanuel Giras Pasopati dan Head of Business Institution Carrina Chittra. Bittime membawakan mentoring terkait pembelajaran praktis dan kurikulum seputar kewirausahaan, Web3, serta teknologi blockchain.

Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan program edukasi terdepan yang mengintegrasikan teknologi blockchain dan industri Web3 ke dalam struktur pendidikan, serta kewirausahaan Indonesia. Berfokus pada pemanfaatan potensi teknologi blockchain, khususnya ekosistem Internet Computer Protocol (ICP), program ini menjadi wadah unik bagi mahasiswa dan pengembang untuk dapat mengeksplorasi, berinovasi, serta berkontribusi secara langsung bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai platform crypto exchange Indonesia dengan fokus pengembangan ekosistem, terutama literasi penggunanya yang didominasi oleh generasi muda, Bittime mengambil langkah nyata dan secara langsung turut mengedukasi publik.

Baca Juga :  Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo

CMO Bittime, Immanuel Giras Pasopati menyampaikan bahwa keikutsertaan pada program garapan ICP Hub Indonesia, merupakan bentuk kesungguhan pihaknya dalam mewujudkan generasi yang sadar akan edukasi dan pemanfaatan teknologi blockchain.

“Tentunya kami sangat bangga karena dapat secara langsung turut serta dalam program Indonesia On-Chain, garapan ICP Hub Disruptives Indonesia. Sebab, kami optimistis bahwa pengembangan teknologi blockchain dan industri Web3 memiliki potensi yang sangat besar kedepannya,” ungkap Giras.

Kehadiran Internet Computer sebagai teknologi blockchain L1, diharapkan dapat menyokong pengembangan aplikasi desentralisasi (dApps) yang lebih cepat dan efisien. Di mana, pengembangan di atas ICP berarti pengembangan yang secara langsung dilakukan on-chain, atau tanpa perlu mengandalkan penyedia cloud terpusat. Hal ini, tentu memberikan sistem desentralisasi yang lengkap dan mengurangi titik-titik kegagalan tunggal.

Giras menambahkan, melalui kolaborasi ini kami berharap dapat menyokong percepatan transformasi digital di Indonesia dengan mengenalkan teknologi blockchain kepada masyarakat luas, terutama pelajar dan generasi muda yang terus belajar, serta berproses untuk tahu lebih banyak mengenai industri Web3 dan aset kripto itu sendiri.

Baca Juga :  ICS Compute Menandatangani Perjanjian Kolaborasi Strategis dengan AWS untuk Mempercepat Adopsi Generative AI di Indonesia

Co-Founder ICP Hub Indonesia, Bruno Calabretta menyatakan, pihaknya sangat senang dengan partisipasi dari Bittime selaku platform pertukaran aset kripto yang berlisensi. Ia berharap, kedepannya Bittime dan ICP Hub Indonesia bisa bersama mengedukasi masyarakat Indonesia, khususnya anak muda, terkait teknologi blockchain dan industri Web3.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara ICP Hub Indonesia dengan Bittime dalam Indonesia On-Chain. ICP percaya bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan potensi yang sangat besar untuk perkembangan industri blockchain dan Web3,” jelasnya.

Seiring dengan komitmen Bittime untuk menghadirkan ekosistem blockchain yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, pengembangan teknologi berbasis ICP berarti meminimalisir berbagai manipulasi dalam proses project deployment, sekaligus dorongan bagi pengembangan Indonesia dalam mengadopsi teknologi blockchain yang memberi solusi efisiensi serta keamanan yang lebih baik.

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru