Musim Kemarau Tiba! Waspadai Risiko dan Siapkan Perlindungan Diri - Koran Mandalika

Musim Kemarau Tiba! Waspadai Risiko dan Siapkan Perlindungan Diri

Kamis, 5 Juni 2025 - 18:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sobat #SadarRisiko, menurut BMKG, musim kemarau akan dimulai pada Mei dan mencapai puncaknya pada Juni hingga Agustus 2025. Meski itu berarti langit cerah disertai matahari bersinar, musim ini juga membawa risiko serius yang perlu diantisipasi.

Sobat #SadarRisiko, menurut BMKG, musim kemarau akan dimulai
pada Mei dan mencapai puncaknya pada Juni hingga Agustus 2025. Meski itu
berarti langit cerah disertai matahari bersinar, musim ini juga membawa risiko
serius yang perlu diantisipasi.

Tiga risiko utama yang mengancam saat musim kemarau tiba
berupa:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran:
Cuaca panas dan kering membuat hutan dan lahan lebih mudah terbakar
disertai hembusan angin yang mempercepat penyebaran api.

Kekeringan:
Minimnya curah hujan juga mengakibatkan pasokan air berkurang, sumur
mengering, dan distribusi air bersih berpotensi terganggu.

Gangguan
Pernapasan
: Udara kering ditambah dengan debu dan asap kebakaran bisa
memicu asma, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), atau alergi.

Baca Juga :  Edspert for Corporation Hadirkan X-Class AI Mastery: Generative AI Menguasai Large Language Models (LLM) Bersama Mentor Ahli Deep Technology

Jadi, bagaimana cara #KurangiRisiko di musim kemarau?

Untuk mencegah kebakaran, hindarilah membakar sampah di
ruang terbuka dan jauhkan benda-benda mudah terbakar dari kompor atau sumber
api lainnya. Pastikan bahwa lingkungan sekitar bersih dan bebas dari sampah
yang mudah terbakar seperti daun kering dan kertas, dan benda-benda pemicu
kebakaran seperti pecahan kaca dan puntung rokok dibuang pada tempatnya. Selain
itu, pastikan juga bahwa instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan
selalu matikan lilin atau rokok sebelum meninggalkannya tanpa pengawasan.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kekeringan yang
menyebabkan kekurangan air, kita bisa menggunakan tandon untuk menyimpan
cadangan air serta membiasakan untuk menghematnya dalam aktivitas sehari-hari.
Lakukan juga pengecekan rutin terhadap kebocoran di pipa maupun keran.

Untuk menjaga kesehatan pernapasan dan juga kulit, kenakan
masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat cuaca berdebu atau
panas menyengat. Lindungi diri dari paparan sinar matahari langsung dengan
menggunakan topi dan tabir surya dan jangan lupa untuk minum air putih yang
cukup dan konsumsi makanan kaya vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh tetap
optimal.

Baca Juga :  Transaksi Kripto RI Turun 24,5%, Tokocrypto Dorong Likuiditas lewat Deposit BCA

Menghadapi musim kemarau, tindakan kolektif dan kerja sama
merupakan hal yang utama:

1. Laporkan
jika terdapat titik api atau asap ke pihak berwenang dan bagikan informasi
tersebut kepada tetangga dan warga sekitar kita.

2. Selalu
saling berbagi informasi mengenai kesulitan air dan saling membantu di
dalam lingkungan dimana kita berada.
3. Saling
mengingatkan untuk waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran dan ikuti
protokol keselamatan serta simpan nomor-nomor penting kantor pemadam
kebakaran, kesehatan dan instansi terkait lainnya.

Dengan #SadarRisiko dan kesiapan sejak dini, musim kemarau
bisa kita lalui dengan aman dan nyaman, dengan terus menjaga kesehatan diri dan
sesama.

Ikuti terus akun media sosial MASINDO untuk informasi
terkini dan praktis lainnya seputar risiko sehari- hari dan bersama-sama kita
bisa #KurangiRisiko!

Berita Terkait

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya?
Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon
Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya
Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji
PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026
BRILiaN Culture Festival BRI Region 6, Lomba Bola Voli Jadi Ajang Perkuat Kekompakan Pekerja
Lewat BRILiaN Culture Festival, BO Segitiga Senen Tumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Kerja
Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28

Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:12

Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:42

Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:01

Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:53

Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:05

Sekda Lombok Tengah Dipanggil Jaksa, Pemeriksaan Berkaitan dengan Kasus Dump Truck?

Selasa, 28 April 2026 - 08:42

Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolres Lombok Tengah: Jangan Cepat Puas!

Berita Terbaru

Teknologi

Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:02

Teknologi

PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:02