Sesosok Mayat Ditemukan Terapung di Aliran Sungai, Identitas Belum Diketahui - Koran Mandalika

Sesosok Mayat Ditemukan Terapung di Aliran Sungai, Identitas Belum Diketahui

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesosok Mayat Ditemukan Terapung di Aliran Sungai, Identitas Belum Diketahui

Polres Lombok Tengah melalui Polsek Praya lakukan evakuasi penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Lingkungan Kemulah, Kelurahan Panji Sari, Kecamatan Praya, Jumat (18/7). (Humas Polres Lombok Tengah)

Koran Mandalika, ‎Lombok Tengah – Polres Lombok Tengah melalui Polsek Praya lakukan evakuasi penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Lingkungan Kemulah, Kelurahan Panji Sari, Kecamatan Praya, Jumat (18/7).
‎
‎”Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada penemuan jenazah di aliran sungai tersebut,” kata Kapolsek Praya AKP Susan V Sualang saat dikonfirmasi, Sabtu (19/7).
‎
‎Pihaknya kemudian langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
‎
‎”Kami bersama tim Inafis Polres Lombok Tengah saat tiba di TKP langsung melakukan evakuasi. Jenazah kemudian langsung dibawa ke RSUD Praya,” terang Susan.
‎
‎Menurut Susan kejadian tersebut diketahui oleh saksi atas nama saudara Muhajar (50), ia diberitahu oleh dua orang warga tentang adanya penemuan jenazah yang mengapung di aliran sungai.
‎
‎”Saudara saksi kemudian memberitahu dan mengajak warga sekitar untuk memastikan penemuan mayat tersebut,” ungkap Susan.
‎
‎Susan menyampaikan hasil pemeriksaan sementara dari pihak medis bahwa pada tubuh korban ditemukan adanya lebam pada kedua kelopak mata jenazah, yang diduga disebabkan oleh kekurangan oksigen.
‎
‎”Hingga saat ini, identitas jenazah belum diketahui, karena tidak ada warga sekitar lokasi penemuan yang mengenali korban dan dugaan sementara penyebab kematian korban adalah karena terpeleset dan terjatuh ke aliran sungai, mengingat kondisi lokasi yang curam, “pungkasnya. (*)

Baca Juga :  RSUD Praya Tak Anti Kritik, Direktur: Tapi Sampaikan dengan Bahasa Santun

Berita Terkait

Tragedi Jalanan Mataram: 12 Orang Diciduk Polisi Terkait Aksi Kekerasan Sadis yang Renggut Nyawa
Kasus Eks Pimpinan Poneps Abul Barokat Memasuki Babak Baru, AIS Resmi Ditahan
Dua Alat Bukti Cukup, Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Jadi Tersangka
Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban
Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan
Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka
Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi
Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:02

Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:02

Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Hasilkan Perbaikan Kesehatan Mulut

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:02

Ruang Rapat Berisik dan Silau: Dua Hal yang Jarang Dihitung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

Perkuat Aksi Kemanusiaan, BRI Finance dan YBM BRILiaN Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

NPF di Bawah Rata-Rata Industri, BRI Finance Konsisten Jaga Kualitas Pembiayaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

Perkuat Literasi Keuangan, BRI Finance Dorong Pembiayaan yang Bertanggung Jawab

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

Mengapa Pemeriksaan Keaslian Menjadi Langkah Penting dalam Gadai Tas Branded?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:02

Profesor Kardiologi University College London (UCL) Inggris: Pencegahan Jadi Kunci Penting Ketahanan Kesehatan

Berita Terbaru