Stimulan Dana hingga Miliaran Rupiah, Pertamina Buka Kompetisi PFsains untuk Pengembangan Produk Riset - Koran Mandalika

Stimulan Dana hingga Miliaran Rupiah, Pertamina Buka Kompetisi PFsains untuk Pengembangan Produk Riset

Senin, 23 Juni 2025 - 18:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation kembali menyelenggarakan kompetisi PFsains pada tahun 2025 sebagai upaya hilirisasi produk riset akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri. Lewat kompetisi PFsains, Pertamina akan memberikan stimulan pendanaan hingga total 3 miliar rupiah dan pendampingan dari ekspertis untuk puluhan produk riset terbaik.

Bertema “Ketahanan Pangan dan Energi melalui Inovasi Teknologi Berkelanjutan,” kompetisi PFsains tahun ini berfokus untuk pengembangan produk riset yang sejalan dengan prioritas utama pemerintah, yakni ketahanan pangan dan energi, sekaligus mendukung Asta Cita nomor 4 dan 5, terkait aspek memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan melanjutkan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri.

Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana memaparkan indikator-indikator penilaian dalam kompetisi PFsains 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kompetisi PFsains, kami mencari produk riset yang memiliki keterkaitan dengan poin-poin sustainable development goals (SDGs), novelty, problem statement yang jelas, potensi komersialisasi, serta mengedepankan aspek keberlanjutan dan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan. Indikator penilaian ini nantinya akan diterapkan dalam proses kurasi proposal, general coaching, pitching, serta in-depth interview,” ujar Gusman, (23/06).

Baca Juga :  Libur Isra Mi’raj 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 58 Ribu Pelanggan, Okupansi Capai 72,4 Persen

Tahun ini, kompetisi PFsains terbagi atas dua kategori, yakni Ideation dan Implementation. Kategori Ideation ditujukan bagi peserta yang sudah melakukan riset dan sudah berupa laporan hasil riset dengan Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) pada level 1 – 4. Sementara itu, kategori Implementation terbuka untuk riset berupa laporan hasil riset dengan indikasi Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) pada level 5-9 yang memiliki lokasi implementasi, serta berpotensi untuk dikomersialkan.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2020, kompetisi PFsains telah mendukung 36 produk riset inovasi teknologi dan energi dengan menggandeng 754 inovator. Salah satunya untuk ketahanan pangan melalui alat penetasan telur berkapasitas 100 telur hasil persilangan dua jenis ayam petelur unggul, yakni ayam Mahkota dan ayam Arab sehingga menghasilkan anakan ayam MAHAR. Fase maturity pada ayam MAHAR relatif lebih cepat, dimana ayam Jantan MAHAR sudah mulai berkokok pada bulan ke 4, sedangkan ayam betina MAHAR rata-rata bertelur pada umur 4 hingga 5 bulan.

“Berkat dukungan Pertamina, kami bisa mengembangkan alat penetas telur yang mampu menyimpan telur pada suhu dan kelembaban yang sesuai untuk penetasan telur serta dilengkapi dengan thermostat dan alat putar rak otomatis sehingga suhu telur dapat dikontrol secara tepat. Dengan alat ini, produktivitas telur mampu mencapai 320 butir telur per tahun dengan bobot 47-52 gram per butir dan berwarna putih-krem menyerupai telur ayam kampung,” ujar ketua tim Gama Ayam, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

Baca Juga :  Pencapaian Membanggakan dari BINUS SCHOOL Bekasi: Vivian Athiyyah Haryadi Diterima di 5 Universitas Terkemuka Luar Negeri

Di samping pengembangkan alat penetas telur, Gama Ayam juga melakukan budidaya ayam MAHAR bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi, Kelurahan Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Anggota KWT Srikandi diberikan ayam MAHAR, alat penetas telur hingga sosialisasi dan pelatihan mengenai budidaya ayam dan penggunaan alatnya.

“Aspek utama dari para pemenang PFsains ini yang paling kami lihat adalah bagaimana produk risetnya memberikan multiplier effect untuk kesejahteraan masyarakat, baik lewat efisiensi biaya produksi, peningkatan pendapatan, himgga pemenuhan kebutuhan industri dan masyarakat,” tambah Gusman.

Kompetisi PFsains terbuka bagi masyarakat, baik peneliti, dosen, mahasiswa, praktisi, penggiat yang memiliki ketertarikan dan riset terhadap inovasi teknologi dan energi. Pendaftaran dan informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman pertaminafoundation.org.

Berita Terkait

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya?
Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon
Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya
Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji
PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026
BRILiaN Culture Festival BRI Region 6, Lomba Bola Voli Jadi Ajang Perkuat Kekompakan Pekerja
Lewat BRILiaN Culture Festival, BO Segitiga Senen Tumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Kerja
Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28

Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:12

Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:42

Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:01

Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:53

Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:05

Sekda Lombok Tengah Dipanggil Jaksa, Pemeriksaan Berkaitan dengan Kasus Dump Truck?

Selasa, 28 April 2026 - 08:42

Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolres Lombok Tengah: Jangan Cepat Puas!

Berita Terbaru

Teknologi

Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:02

Teknologi

PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:02