Transaksi UMKM Tembus Rp 1 Miliar, Perputaran Uang pada MotoGP 2025 Terlihat Nyata - Koran Mandalika

Transaksi UMKM Tembus Rp 1 Miliar, Perputaran Uang pada MotoGP 2025 Terlihat Nyata

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Perputaran uang pada gelaran MotoGP 2025 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, pada 13-15 Oktober lalu, terlihat nyata. Hal itu nampak dari nilai transaksi UMKM yang terlibat pada event tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) NTB, Ahmad Masyhuri mengatakan nilai transaksi dalam satu UMKM paling rendah Rp 10 juta-Rp 12 juta dalam dua hari.

“Satu-satu ditanya (UMKM). Tidak ada yang bertransaksi kurang dari Rp 10 juta ada yang 12 (juta). Tapi ada yang sampai 22 (juta), itu dapat bonus dari BI malah dia itu, dapat HP,” kata Masyhuri, Selasa (14/10).

Dia mengungkapkan bahwa, keseluruhan transaksi sudah melebihi target yakni Rp 500 juta untuk 60 UMKM provinsi, belum termasuk dari Lombok Tengah sebanyak 60 UMKM.

“Belum saya total, tapi saya kasih bayangan bahwa tidak kurang dari 500 (juta). Kan kemarin saya diwawancara di bahwa kan, saya bilang target Rp 500 juta Insyaallah itu terlampaui. 60 provinsi 60 Lombok Tengah. 120 dalam satu tempat. Kalau digabung sama Lombok Tengah mungkin mendekati 1 M dia,” ungkap Masyhuri.

Dia menegaskan seluruh UMKM tidak dipungut biaya apapun

“Jadi saya clear-kan ya. Kemarin tidak ada pembayaran apapun di UKM termasuk yang pajak karena itu batasannya. Bukan orang baru mulai berusaha langsung pajak, enggak,” tegasnya.

Baca Juga :  Jelang MotoGP Mandalika, Pembalap Diajak ke Pantai Kuta

Masyhuri menuturkan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal telah memberikan usulan terkait penambahan jumlah UMKM pada gelaran MotoGP di tahun mendatang.

“Pak gub sudah minta tambah. Nanti dah kita lihat, dari sekarang masih jauh tahun depan. Walaupun beliau besok sebulan setelah event, kata beliau kita akan evaluasi setelah itu kita start lagi 2026. Ya paling ndak lah kita bisa lipatkan 50% berarti kan 90% ya kalau digabung sama Lombok Tengah bisa menjadi 200 lah,” tuturnya. (dik)

Berita Terkait

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal
DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026
NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi
TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas
Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI
Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK
Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan
Gubernur Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:02

Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

Senin, 14 September 2026 - 23:02

68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

Senin, 14 September 2026 - 17:02

Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?

Senin, 14 September 2026 - 16:02

ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial

Senin, 14 September 2026 - 16:02

Cara Memilih Jenis Tanda Tangan Elektronik untuk Kontrak Bernilai Besar

Berita Terbaru