Viral Video Bule Lawan Warlok Balap Lari di Mandalika, Wakapolres: Kami Dalami - Koran Mandalika

Viral Video Bule Lawan Warlok Balap Lari di Mandalika, Wakapolres: Kami Dalami

Selasa, 19 Maret 2024 - 23:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Lombok Tengah Mohammad Nasrullah (Wawan/Koran Mandalika)

Wakapolres Lombok Tengah Mohammad Nasrullah (Wawan/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Sejumlah bule melawan warga lokal (warlok) balap lari di jalan sekitar Kuta Mandalika. Video balap lari tersebut viral di media sosial.

Wakapolres Lombok Tengah Kompol Mohammad Nasrullah mengaku pihaknya sudah mendapat informasi perihal balap lari antara bule dengan warlok di Mandalika.

“Kami sudah dapat informasi video balap lari yang viral di media sosial. Kami akan dalami,” kata Kompol Nasrullah.

Menurut Kompol Nasrullah, ada indikasi taruhan dari balap lari yang dilakukan pada bulan puasa ini.

“Kalau ada unsur judi, kami akan dalami siapa dalangnya,” ujar Kompol Nasrullah.

Selain balap lari, pihaknya juga mengatensi balap liar, perang sarung, dan perang mercon yang kerap dilakukan pada malam hari.

Baca Juga :  Oknum LSM Dipolisikan, Diduga Intimidasi Wartawan Lombok Tengah

Pihaknya mengimbau kepada orang tua agar menjaga anaknya apabila keluar malam hari.

“Kalau belum pulang pukul 22.00 WITA, silakan dicari,” ucap Kompol Nasrullah.

Adapun balap liar, pihaknya aktif patroli di jembatan Bendungan Batujai, Jembatan Biao, dan depan Kantor Bupati Lombok Tengah.

“Tempat itu kerap dijadikan lokasi balap liar. Kami tetap patroli selam bulan puasa ini,” ungkap Kompol Nasrullah. (wan)

Berita Terkait

Dikejar Terdakwa, BKAD Ngaku Minta Izin Pimpinan DPRD soal Pemotongan Pokir
IJU Serang Balik Kesaksian Nursalim: “Tidak Pernah Bertemu, Apalagi Jadi Jubir”
Giliran SPPI Desa Ketara Dilaporkan, Kuasa Hukum: Klien Kami Dirugikan Secara Moral dan Material
Eksepsi Nashib Ikroman: Penerima Gratifikasi Disebut Terang, Tapi Tak Diproses
‎Diduga Edarkan Obat Ilegal, IRT di Mataram Diamankan Penyidik BBPOM
Hakim Minta Pihak PLN Dihadirkan di Sidang Kasus PPJ Loteng untuk Perjelas Data yang Ditutupi
‎FP4 NTB Desak Hakim Panggil Pihak-pihak yang Disebut dalam Fakta Persidangan PPJ
Sidang Kasus Dugaan Korupsi PPJ: Para Pejabat Loteng Hingga Juru Pungut Dapat Insentif

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 19:02

IJU Serang Balik Kesaksian Nursalim: “Tidak Pernah Bertemu, Apalagi Jadi Jubir”

Sabtu, 4 April 2026 - 14:37

Giliran SPPI Desa Ketara Dilaporkan, Kuasa Hukum: Klien Kami Dirugikan Secara Moral dan Material

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:28

Eksepsi Nashib Ikroman: Penerima Gratifikasi Disebut Terang, Tapi Tak Diproses

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:33

‎Diduga Edarkan Obat Ilegal, IRT di Mataram Diamankan Penyidik BBPOM

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:42

Hakim Minta Pihak PLN Dihadirkan di Sidang Kasus PPJ Loteng untuk Perjelas Data yang Ditutupi

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:36

‎FP4 NTB Desak Hakim Panggil Pihak-pihak yang Disebut dalam Fakta Persidangan PPJ

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:24

Sidang Kasus Dugaan Korupsi PPJ: Para Pejabat Loteng Hingga Juru Pungut Dapat Insentif

Senin, 19 Januari 2026 - 19:04

Tolak Eksepsi, Hakim Minta Jaksa Lanjut Periksa Perkara Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi PPJ

Berita Terbaru