Koran Mandalika, Lombok Tengah- Lembaga pelatihan LPK ARK Jinzai Solusi Group, yang berlokasi di Desa Jango, Kecamatan Janapria, menargetkan sebanyak seribu putra-putri NTB untuk dipersiapkan serta ditempatkan di berbagai sektor industri strategis di Jepang pada tahun 2026 melalui perusahaan penempatan resmi.
Langkah ini semakin diperkuat dengan kehadiran langsung mitra strategis dari Jepang dalam kegiatan halal bihalal yang dihadiri oleh alumni, mitra, pemerintah daerah, kepolisian, serta masyarakat sekitar pada Senin, 23 Maret 2026.
Dalam kegitan itu, salah satu mitra strategis dari Jepang, Michio Arakawa Senmu, mengungkapkan kekagumannya dengan semangat kerja pemuda NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kualitas dan semangat pemuda Lombok sangat luar biasa. Tahun ini, kami membuka peluang seluas-luasnya,” katanya, Senin (23/3).
Sementara itu, Direktur Utama PT ARK Jinzai Solusi, Jamaluddin, mengatakan dari jumlah yang ditagetkan, tentunya kualitas sangat diprioritaskan.
Fokus tidak hanya pada pemberangkatan, tetapi juga pada penguasaan bahasa Jepang yang memadai, minimal setara level N4.
Sistem pembelajaran diterapkan secara disiplin, di mana peserta ditargetkan menghafal minimal 10 kosakata per hari, dengan capaian sekitar 1.000 kosakata dasar (level N5) dalam waktu empat bulan. Untuk level N4, peserta diharapkan menguasai hingga 4.000 kosakata.
“Peserta tidak hanya memahami arti secara umum, tetapi juga harus menguasai tata bahasa (grammar) dengan baik. Kualitas harus benar-benar ditingkatkan,” ujar Direktur Utama PT ARK Jinzai Solusi, Jamaluddin.
Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Tengah, H. Suhartono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menilai bahwa LPK ARK Jinzai Solusi Group memiliki kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kalangan kurang mampu.
Salah satu contoh konkret adalah dukungan kepada 25 pemuda asal Sembalun, Lombok Timur, yang difasilitasi untuk bekerja di Jepang sebagai upaya mengubah taraf hidup keluarga mereka.
Suhartono juga menyampaikan bahwa Disnakertrans Lombok Tengah siap memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan dan pengembangan program, termasuk melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SMK hingga perguruan tinggi.
“Ini merupakan langkah nyata dalam membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dan membuka peluang kerja ke luar negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Cabang PT ARK Jinzai Solusi, Haikal, optimistis bahwa sinergi antara kualitas pelatihan yang ketat dan dukungan pemerintah akan mampu mencetak tenaga kerja asal NTB yang kompeten dan berdaya saing global. (*)






