Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia - Koran Mandalika

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Produk kerajinan dan karya kreatif UMKM Nusa Tenggara Barat (NTB) kini memiliki ruang pemasaran baru di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Praya. Kehadiran gerai Bale Kita di area keberangkatan bandara ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan kekayaan produk lokal NTB kepada masyarakat Nusantara dan wisatawan mancanegara.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Sinta Agathia M. Iqbal, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas hadirnya kembali Bale Kita di BIZAM, Sabtu (10/10/2026).

“Bismillah, Bale KITA mulai hari ini hadir kembali di BIZAM-Praya, Departure Gate. Another mission accomplished,” ungkap Sinta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kehadiran gerai tersebut merupakan hasil ikhtiar bersama melalui kolaborasi Dekranasda NTB, Bale Kita, pengelola BIZAM, serta para perajin dan pelaku UMKM. Kolaborasi ini menjadi wujud dukungan nyata untuk membawa produk lokal lebih dekat kepada konsumen, terutama para pelaku perjalanan yang datang ke NTB maupun yang akan melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah dan negara.

Bunda Sinta menegaskan, bandara merupakan ruang strategis untuk memperkenalkan identitas dan keunggulan produk daerah. Melalui Bale Kita, produk kerajinan NTBi tidak hanya memiliki tempat untuk dipasarkan, tetapi juga kesempatan untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat yang memiliki latar belakang dan jangkauan pasar beragam.

Baca Juga :  HUT RI ke-80, Pemprov NTB Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berbagai produk kerajinan dan karya kreatif UMKM NTB dapat menjadi daya tarik gerai ini, mulai dari kain tenun dan songket tradisional, produk turunan tenun seperti busana dan aksesori, kerajinan cukli, kerajinan rotan dan anyaman, hingga produk kriya, suvenir, serta kerajinan berbahan alam. Kekayaan tersebut merepresentasikan kreativitas perajin dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa dengan karakter, motif, bahan, serta nilai budaya yang beragam.

Setiap produk tidak sekadar memiliki nilai ekonomi, tetapi juga membawa cerita tentang tradisi, keterampilan, dan identitas masyarakat NTB. Karena itu, keberadaan Bale Kita di BIZAM diharapkan dapat mendorong produk kerajinan lokal menjadi pilihan buah tangan bagi wisatawan sekaligus memperkuat daya saing UMKM di pasar yang lebih luas.

Lebih dari sekadar membuka gerai penjualan, langkah ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB bersama Dekranasda untuk memperluas akses pemasaran, meningkatkan pengenalan produk unggulan daerah, serta membuka peluang pertumbuhan usaha bagi para perajin dan pelaku UMKM.

Baca Juga :  Gubernur NTB Setujui RSUD Praya Naik Kelas ke Tipe B

Menurut Bunda Sinta, perluasan akses pasar harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas produk, kreativitas desain, konsistensi mutu, dan kemampuan pelaku UMKM membaca kebutuhan konsumen. Dengan demikian, produk kerajinan NTB tidak hanya dikenal karena keunikan budayanya, tetapi juga mampu bersaing sebagai produk bernilai tambah yang diminati pasar.

“Kami berharap Bale Kita di BIZAM menjadi pintu yang semakin terbuka bagi produk kerajinan UMKM NTB untuk dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Semakin luas pasar yang dijangkau, semakin besar pula peluang bagi para perajin untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya,” ujarnya.

Bunda Sinta menegaskan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk membangun ekosistem pemasaran produk lokal yang berkelanjutan. Dengan mempertemukan kreativitas perajin, dukungan pemerintah, dan akses pasar yang strategis, Bale Kita diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan UMKM sekaligus penguat identitas produk daerah.

“Pada akhirnya, yang ingin kita bangun bukan hanya tempat menjual produk, melainkan kesempatan agar karya perajin NTB semakin dihargai, usaha mereka semakin berkembang, dan kesejahteraan keluarga mereka semakin meningkat. Inilah ikhtiar kita bersama untuk mewujudkan NTB Makmur Mendunia,” pungkas Sinta. (*)

Berita Terkait

Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun
Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya
Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik
Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa
Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:28

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08

Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41

Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:12

Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Berita Terbaru

Teknologi

The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:02

NTB Terkini

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 09:30